Suami Istri Hebat, Selamat Dunia Akhirat

Spread the love

 

Oleh: Minah, S.Pd.I

(Lingkar Studi Perempuan dan Peradaban)

Pernikahan adalah akad atau ikatan antara seorang laki-laki dan perempuan untuk membangun rumah tangga sebagai suami istri sesuai dengan ketentuan syariat Islam. dalam ikatan pernikahan, mereka berupaya untuk menciptakan keluarga yang bahagia. Karena keluarga adalah benteng yang telah dilindungi Allah dan RasulNya.

 

Karena itu, diperlukan keluarga hebat agar selamat dunia akhirat. Untuk menjadi keluarga hebat, suami istri harus mengetahui hak dan kewajibannya. Bagi suami ada fungsi untuk ri’ayah, sebuah fungsi yang sangat mulia, yang derajatnya di sisi Allah hanya bisa diungguli oleh jihad fi sabilillah dan berbakti kepada kedua orangtua. Sedangkan bagi istri ada kewajiban taat kepada suami yang kadar kewajibannya melebihi ketaatan kepada ibu dan bapaknya. Dan keluarga juga harus mampu mencetak generasi cerdas.

 

Suami yang sholeh mempunyai peran dalam keluarga yakni mempunyai kewajiban seperti memberikan nafkah. Berupa makan dan minum, pakaian, tempat tinggal dll.

 

“Apabila seorang muslim memberikan nafkah kepada keluarganya dengan mengharap keridhoan Allah maka baginya shodaqoh.” (HR. Bukhari).

 

Lalu kewajiban yang lain yakni menggauli dengan baik. “Sesungguhnya mukmin yang paling sempurna keimanannya adalah mukmin yang terbaik akhlaknya dan paling lembut pada isterinya.” (HR. Tirmidzi).

 

Menggauli istri dengan baik seperti: tidak boleh cemberut di depan isterinya, tanpa kesalahan; berbicara dengan tulus, tidak keras, tidak menyakiti perasaan; tidak menunjukkan suka kepada wanita lain; romantis (dengan kata-kata maupun tindakan); lembut; dan humoris.

 

Dan untuk seorang istri sholehah mempunyai kewajiban terhadap suami yakni taat kepada Allah dan suami. Menjaga amanat sebagai ummun (ibu) dan rabbatu al-bayt (manajer rumah tangga). Menjaga kehormatan dan harta suami. Meminta izin ketika hendak bepergian dan puasa sunnah.

 

Rasulullah bersabda: “Andai aku dibolehkan menyuruh seseorang sujud pada orang lain niscaya akan aku perintahkan wanita sujud kepada suaminya.” (HR. Tirmidzi).

 

Perempuan manapun yang meninggal dalam keadaan suaminya ridho kepadanya niscaya ia akan masuk surga.” (HR. Tirmidzi)

 

Selain itu, suami dan istri mempunyai kewajiban bersama yakni menjaga iman dan meningkatkan ketaqwaan. Menjaga agar senantiasa taat kepada Allah, yang diwujudkan dalam sikap menjadikan syariat Islam sebagai tolok ukur perbuatan (miqyasu al-’amal) dalam semua aspek kehidupan, yakni: Giat beribadah, khususnya shalat. Bermuamalah secara Islami. Giat dalam dakwah. Menjaga makanan dan minuman agar halal selalu. Menutup aurat. Mendidik anak agar menjadi anak yang shaleh. Dengan begitu, keluarga hebat bisa tercapai, sehingga selamat dunia akhirat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *