Sur’atul Badihah, Tuntunan Berpikir Cepat & Cemerlang

Judul Buku: Sur’atul Badihah, Tuntunan Berpikir Cepat & Cemerlang
Penulis.     : Taqiyuddin an-Nabhani
Penerbit.   : Al Azhar Press
Tebal Buku: 218 Halaman
Cetakan.    : Pertama, Januari 2003
Peresensi. : Hamsina Halik
“Tidak mungkin ada manusia tanpa berpikir, yakni tidak berakal. Sebab, manusia dikarunia potensi akal untuk berpikir”
Umat Islam saat ini dalam kondisi buruk. Salah satunya  ditandai  dengan  adanya kemerosotan berpikir yang sangat parah. Akibatnya, ketika melihat fenomena dan kejadian yang ada di sekitarnya, akan sulit untuk merespon dan memberikan tanggapan. Adanya sikap yang tak lagi sesuai dengan dengan kondisi yang tengah berlangsung.
Terlebih lagi, pada berbagai konspirasi barat yang ditujukan kepada mereka. Umat Islam tak cepat tanggap dan lambat dalam menyadari bahwa ini adalah ancaman nyata yang sangat berbahaya.  Sayangnya kelambanan berpikir ini telah menjadi budaya, akibatnya umat pun sulit untuk melepaskan diri dari kungkungan barat yang telah lama mengekang mereka.
Buku ini hadir untuk memberikan pencerahan kepada umat Islam, terutama untuk para pengemban dakwah, bahwa diperlukan adanya kecepatan berpikir pada setiap orang. Kecepatan berpikir atau sur’atul badihah adalah kecepatan dalam memberikan justifikasi atas suatu fakta, yang didasarkan pada pemahaman yang sangat cepat. Ini adalah keterampilan smart yang mutlak dimiliki. Sebab, melihat kondisi umat yang sangat terpuruk akibat makar keji AS dan Barat, mutlak membutuhkan pemikiran cemerlang, mendalam, menyeluruh dan sedikit cepat tanggap terhadap kondisi yang berlangsung. Dengan tujuan, agar bisa membongkar dan menguak makar kejinya.
Buku ini pun akan menuntun kita dengan  kritis untuk meneliti lebih jauh apa yang menyebabkan adanya  kelambanan berpikir ini. Apa pengaruh kecepatan berpikir pada umat. Dan bagaimana mewujudkan kecepatan berpikir pada diri umat. Karena, siapa pun  itu, baik orang awam atau orang ‘tak berpendidikan’ sekalipun akan mampu memberikan perubahan pada dirinya yaitu memiliki kecerdasan dan kecepatan berpikir setelah membaca dan memahami buku ini.
Maka, buku ini sangat layak dan perlu untuk dimiliki bagi siapapun yang ingin menjadi pemikir juga politikus ulung dengan berbasis ideologis yang visioner.
#ResensiApril17

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *