Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2022
  • August
  • 15
  • Sob, Palestina Memanggilmu! 

Sob, Palestina Memanggilmu! 

admin.news 15/08/2022
20220815_191447
Spread the love

Oleh. Choirin Fitri

Muslimahtimes.com — Sob, sungguh rasanya teriris banget ketika menyaksikan tayangan dari berbagai media mengenai kondisi warga Palestina. Anak-anak penuh luka dan berlumuran darah. Bahkan, mayat mereka bergelimpangan di antara reruntuhan atau di jalanan. Mereka menangis sedih betapa penjajahan Israel atas negeri mereka telah merenggut hari-hari bahagia mereka.

Para ibu pun tak ketinggalan ikut berduka. Anak, suami, keluarga, juga tetangga banyak menjadi korban. Tangisan memenuhi hari-hari mereka.

Ayah kehilangan anak. Suami kehilangan istri. Anak kehilangan orang tua menjadi kisah pilu yang bertahun-tahun mereka rasakan.

Sob, emang benar Palestina bukan negara tempat kita berpijak. Namun, kaum muslimin yang berada di sana dan sedang terjajah adalah saudara kita. Saudara seiman yang mengakui Allah itu satu, Rasulullah adalah Nabi akhir zaman, dan Al-Qur’an sebagai tuntunan kehidupan.

Ini berarti ketika kaum muslimin di Palestina sedang menangis, menjerit, dan butuh pertolongan kita nggak boleh tinggal diam. Kita pun nggak boleh tertawa di atas penderitaan mereka.

Sob, keberhasilan sekat-sekat nasionalisme telah menjerat kita. Kita anggap masalah Palestina bukan masalah kita. Kita hanya menganggap itu masalah negeri mereka. Padahal, Rasulullah sudah mengingatkan bahwa setiap muslim itu bersaudara, ibarat satu tubuh.

Rasulullah saw. bersabda, ”Perumpamaan orang-orang yang beriman di dalam saling mencintai, saling menyayangi dan mengasihi adalah seperti satu tubuh, bila ada salah satu anggota tubuh mengaduh kesakitan, maka anggota-anggota tubuh yang lain ikut merasakannya, yaitu dengan tidak bisa tidur dan merasa demam.” (HR Bukhari dan Muslim).

Sob, luar biasa bukan hadis ini? Ya, hadis ini memberikan gambaran yang gamblang dan jelas betapa indahnya ikatan persaudaraan atas nama iman.

Sayang seribu sayang, efek individualisme membabat habis rasa iba kita. Kita nggak peduli dengan penderitaan saudara seiman kita di bumi Palestina. Bantuan secuil ataupun sekadar doa untuk kebebasan mereka tak pernah kita layangkan. Astaghfirullah, astagfirullah, astaghfirullah.

Allah telah mengingatkan dalam salah satu surat cinta-Nya.

اِنَّ الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَالَّذِيْنَ هَاجَرُوْا وَجَاهَدُوْا فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ ۙ اُولٰۤىِٕكَ يَرْجُوْنَ رَحْمَتَ اللّٰهِ ۗوَاللّٰهُ غَفُوْرٌ رَّحِيْمٌ

“Sesungguhnya orang-orang yang beriman, dan orang-orang yang berhijrah dan berjihad di jalan Allah, mereka itulah yang mengharapkan rahmat Allah. Allah Maha Pengampun, Maha Penyayang.” (Surah Al-Baqarah:218)

Sob, coba renungi! Iman yang kita miliki harusnya mendorong kita menjadi orang yang berhijrah dari kemaksiatan menjadi ketaatan. Plus, mampu berjihad di jalan Allah. Hingga, Allah menghadiahi kita rahmat-Nya.

Jihad bukan sekadar bermakna sungguh-sungguh seperti yang banyak digembar-gemborkan saat ini. Jihad yang harusnya kita gandrungi adalah jihad bermakna perang sebagaimana Rasulullah dan para sahabat memaknainya.

Namun, alih-alih pergi berjihad ke Palestina. Memberikan bantuan berupa logistik ke sana saja bukan hal yang mudah. Mengapa? Beginilah efek nasionalisme, Sob. Sekat-sekat negara telah memarginalkan peran kita. Menyedihkan bukan?

Ditambah lagi nggak ada pemimpin umum kaum muslimin yang menyatukan kita. Nggak ada seorang Khalifah yang menjadi amirul jihad. Komandan jihad yang siap sedia memobilisasi kaum muslimin dari berbagai penjuru dunia untuk membebaskan Palestina dan negeri-negeri muslim yang terjajah lainnya.

Ini menjadi bukti bahwa kita nggak boleh tinggal diam, Sob. Jika kini kita belum bisa bergerak pergi ke sana untuk berjihad, maka perjuangan harus dimulai dari negeri ini, negeri +62 tempat kita tinggal.

Kita musti berjuang menggaungkan penegakan Islam kafah dalam bingkai negara. Negara Islam inilah yang akan menyatukan seluruh kaum muslimin dalam satu kepemimpinan. Satu pemimpin yang akan mampu menjadi perisai dan melindungi segenap kehormatan kaum muslimin dari segala bentuk penjajahan. Dengannya, Palestina tak akan lagi terjajah, begitu juga dengan negeri-negeri kaum muslimin lainnya.

Nabi Muhammad saw. bersabda:

إِنَّمَا الْإِمَامُ جُنَّةٌ يُقَاتَلُ مِنْ وَرَائِهِ وَيُتَّقَى بِهِ

“Sesungguhnya al-imam (khalifah) itu perisai, di mana (orang-orang) akan berperang di belakangnya (mendukung) dan berlindung (dari musuh) dengan (kekuasaan) nya.” (HR. Al-Bukhari, Muslim, Ahmad, Abu Dawud, dll)

Bagaimana, Sob? Siap memenuhi panggilan saudara-saudara kita di Palestina?!

Batu, 12 Agustus 2022

Continue Reading

Previous: Tampang Oke, Otak Punya, Attitude Masih Ada?
Next: Katanya sih Lagi Perjuangin Harga Diri

Related Stories

Antara Pragmatisme dan Perubahan Ideologis WhatsApp Image 2025-12-30 at 20.54.41

Antara Pragmatisme dan Perubahan Ideologis

30/12/2025
Kenali Standar Hidupmu WhatsApp Image 2025-11-05 at 21.02.41

Kenali Standar Hidupmu

05/11/2025
Gen Z Bergerak Bawa Perubahan, Bukan Sekadar Tren WhatsApp Image 2025-10-08 at 21.18.31

Gen Z Bergerak Bawa Perubahan, Bukan Sekadar Tren

08/10/2025

Recent Posts

  • Influencer Kena Teror di Rezim Antikritik
  • Konten Kreator Diteror
  • Jual Lumpur Bencana ke Swasta, Orientasi Laba ala Kapitalis
  • Teror dan Intimidasi Politik di Era Digital
  • Game Online dan Kapitalisasi Digital: Mengancam Masa Depan Generasi

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Influencer Kena Teror di Rezim Antikritik WhatsApp Image 2026-01-11 at 07.11.41

Influencer Kena Teror di Rezim Antikritik

11/01/2026
Konten Kreator Diteror WhatsApp Image 2026-01-11 at 07.04.10

Konten Kreator Diteror

11/01/2026
Jual Lumpur Bencana ke Swasta, Orientasi Laba ala Kapitalis WhatsApp Image 2026-01-11 at 06.55.19

Jual Lumpur Bencana ke Swasta, Orientasi Laba ala Kapitalis

10/01/2026
Teror dan Intimidasi Politik di Era Digital WhatsApp Image 2026-01-11 at 06.44.45

Teror dan Intimidasi Politik di Era Digital

10/01/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.