Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2022
  • November
  • 16
  • Potret Bertetangga dalam Islam

Potret Bertetangga dalam Islam

admin.news 16/11/2022
20221116_185034
Spread the love

Oleh. Riri Rikeu

Muslimahtimes.com– Dalam masyarakat Islam hubungan antar individu diikat oleh keimanan pada Allah Swt. Setiap interaksi dilandaskan pada tolong-menolong dalam beramal saleh. Pada konteks bertetangga misalnya, Islam memberikan panduan yang sempurna bagaimana berinteraksi satu sama lain. Landasan dalam bertetangga pun adalah keimanan pada Allah Swt, sehingga tidak dikenal istilah individualisme.

Salah satu dalil yang memberikan panduan dalam interaksi dengan tetangga adalah dalil berikut ini. Rasulullah saw bersabda: “Tidaklah beriman kepadaku orang yang kenyang semalaman sedangkan tetangganya kelaparan di sampingnya, padahal ia mengetahuinya.” (HR At-Thabrani).

Dengan dalil tersebut, seseorang meniscayakan agar dia hendaknya memberikan perhatian yang baik terhadap tetangganya. Salah satunya kepedulian terhadap kebutuhan pokok tetangganya. Apakah tetangganya bisa memenuhi kebutuhan pangan atau tidak? Jika tidak bisa memenuhi maka, tetangga yang berkecukupan harus memberikan makanan.

Tentu itu semua akan terjadi jika masyarakatnya memiliki perasaan yang islami dan diikat oleh aturan yang sama yaitu dengan aqidah Islam. Masyarakat Islam akan berlomba-lomba dalam berbuat baik agar meraih derajat takwa.

Sehingga sangat mustahil kejadian tewasnya keluarga yang baru diketahui oleh sekitar setelah tiga pekan lamanya. Itu pun karena bau yang keluar dari rumah korban tercium tetangganya. Hal ini sungguh sangat miris sekali. Pada kasus tersebut, korban memang dikenal tertutup meski sudah 20 tahun tinggal di lingkungan tersebut. Memang sudah lumrah diketahui jika pola bertetangga dalam lingkungan perumahan rentan dengan suasana individualisme. Hal ini sangat kontras dengan konsep bertetangga dalam Islam.

Bagaimana adab bertetangga dalam Islam seharusnya? Berikut beberapa adab bertetangga yang harus diketahui. Pertama, harus berbuat baik pada tetangga. Dalilnya adalahl Allah Swt telah berfirman pada QS. An-Nisa ayat 36: “Dan sembahlah Allah dan janganlah kamu mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun. Dan berbuat-baiklah kepada kedua orang tua, karib-kerabat, anak-anak yatim, orang-orang miskin, tetangga dekat dan tetangga jauh, teman sejawat, ibnu sabil dan hamba sahaya yang kamu miliki.”

Kedua, menghormati dan menghargai tetangga. Dalilnya adalah dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah saw bersabda: “Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata baik atau diam. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tetangganya. Siapa saja yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia memuliakan tamunya.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Ketiga, tidak mengganggu tetangga. Dari Abu Hurairah, ia berkata, “Ada seseorang bertanya kepada Rasulullah saw: “Wahai Rasulullah, si fulanah sering melaksanakan shalat di tengah malam dan berpuasa sunnah di siang hari. Dia juga berbuat baik dan bersedekah, tetapi lidahnya sering mengganggu tetangganya.” Rasulullah SAW menjawab: “Tidak ada kebaikan di dalam dirinya dan dia adalah penduduk neraka.” Para sahabat lalu berkata: “Terdapat wanita lain. Dia (hanya) melakukan salat fardhu dan bersedekah dengan gandum, namun ia tidak mengganggu tetangganya.” Beliau bersabda: “Dia adalah dari penduduk surga.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, no. 119. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadis ini sahih).

Continue Reading

Previous: Tidak Tenang dan Gelisah? Ini Solusi yang Paling Ampuh
Next: Bencana dan Berbagai Krisis Moral yang Melanda Negeri

Related Stories

Lebaran Tak Serentak: Ujian Toleransi di Atas Piring Opor WhatsApp Image 2026-03-25 at 20.13.00

Lebaran Tak Serentak: Ujian Toleransi di Atas Piring Opor

25/03/2026
Makna Idul Fitri dalam Membangun Kesadaran dan Persatuan Umat Islam WhatsApp Image 2026-03-25 at 20.05.54

Makna Idul Fitri dalam Membangun Kesadaran dan Persatuan Umat Islam

25/03/2026
Asmara Berujung Luka dan Kekerasan WhatsApp Image 2026-03-25 at 19.06.02

Asmara Berujung Luka dan Kekerasan

25/03/2026

Recent Posts

  • Kecelakaan dan Macet Saat Mudik, Mengapa Terus Berulang?
  • Lebaran: Momen Bahagia di Tengah Lilitan Utang
  • Makna Kemenangan Sejati
  • Membentuk Kepribadian Islam pada Generasi
  • Lebaran Tak Serentak: Ujian Toleransi di Atas Piring Opor

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Kecelakaan dan Macet Saat Mudik, Mengapa Terus Berulang? WhatsApp Image 2026-03-31 at 11.30.39

Kecelakaan dan Macet Saat Mudik, Mengapa Terus Berulang?

31/03/2026
Lebaran: Momen Bahagia di Tengah Lilitan Utang WhatsApp Image 2026-03-31 at 11.18.34

Lebaran: Momen Bahagia di Tengah Lilitan Utang

31/03/2026
Makna Kemenangan Sejati WhatsApp Image 2026-03-31 at 11.08.04

Makna Kemenangan Sejati

31/03/2026
Membentuk Kepribadian Islam pada Generasi WhatsApp Image 2026-03-25 at 20.29.06

Membentuk Kepribadian Islam pada Generasi

25/03/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.