
Oleh. Mery Isneini
Muslimahtimes.com–Presiden dan wakil presiden terpilih telah dilantik pada minggu 20 Oktober 2024. Presiden terpilih, Prabowo, membacakan pidato perdana sebagai presiden di Gedung MPR, Senayan, Jakarta, Minggu (20/10/2024). Presiden Prabowo di dalam pidatonya menyampaikan berbagai hal, mulai dari potensi ancaman dan tantangan ke depan bagi bangsa Indonesia, upaya memerangi korupsi, mengajak konsolidasi seluruh komponen bangsa untuk bersama-sama mewujudkan cita-cita Pancasila dan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, sampai janji untuk terus memperjuangkan kemerdekaan Palestina.(Kompas.com 20/10/2024)
Mengusung visi Bersama Indonesia Maju Menuju Indonesia Emas 2045. Pasangan Prabowo-Gibran yakin bahwa dengan persatuan, kesatuan, dan kebersamaan bangsa ini akan mencapai cita-cita Indonesia Emas. Astacita adalah visi besar yang diusung oleh pasangan Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.”Astacita” berasal dari dua kata, yaitu “Asta” yang berarti delapan, dan “Cita” yang berarti tujuan atau aspirasi. Jadi, Astacita mengacu pada delapan cita-cita atau tujuan besar yang menjadi landasan kepemimpinan dan kebijakan pasangan Prabowo-Gibran untuk membawa Indonesia menuju ke arah yang lebih maju, berdaulat, dan sejahtera. Dukungan yang cukup besar dari masyarakat Indonesia mencerminkan harapan yang besar masyarakat pada kepemimpinan Prabowo selama 5 tahun yang akan datang. Pola kepemimpinan pasangan Prabowo Subianto sebagai Presiden Republik Indonesia diharapkan mencerminkan kombinasi dari gaya kepemimpinan militer yang tegas dan terstruktur, dengan pendekatan nasionalis yang berfokus pada kemandirian bangsa. (Antara.com 20/10/2024)
Berikut beberapa janji dan kebijakan utama Presiden dan Wakil Presiden Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka, sebagaimana dirangkum oleh Liputan6.com pada Minggu (20/10/2024):
- Pertumbuhan Ekonomi
Prabowo juga menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 8% selama masa pemerintahannya. Menurutnya, apa yang sudah dicapai Presiden Joko Widodo (Jokowi) selama ini menjadi modal utama untuk mewujudkan target tersebut.Prabowo juga menegaskan bahwa keberhasilan pemerintahan Jokowi harus dilanjutkan dan ditingkatkan, terutama melalui swasembada pangan dan energi.Namun, untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8% bukanlah hal yang mudah. Diperlukan kerja sama dari segenap instansi pemerintah, pengusaha, hingga masyarakat. Pemerintahan Prabowo harus menarik investasi senilai Rp 1.900-2.000 triliun, angka yang lebih tinggi dari target pada tahun 2024 sebesar Rp 1.650 triliun. - Sektor Properti
Prabowo juga akan berencana menghapus pajak properti yang saat ini totalnya mencapai 16%, yang terdiri dari PPN sebesar 11% dan BPHTB sebesar 5%. Langkah ini diharapkan dapat menjadi katalis positif bagi sektor properti, dengan meningkatkan minat masyarakat untuk membeli rumah tanpa harus membayar DP di awal. - Kebijakan Pajak
Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka berencana membentuk Badan Penerimaan Negara (BPN) untuk memusatkan pendapatan negara dari sektor pajak, non-pajak, dan bea cukai melalui satu pintu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan rasio penerimaan pajak terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional, dari sekitar 10% menjadi 23%.Selain itu, Prabowo berjanji akan memangkas Pajak Penghasilan (PPh) Badan dari 22% menjadi 20% untuk meningkatkan kepatuhan pajak, dengan target meningkatkan pendapatan pajak hingga 18% dari PDB.
Pemerintahan Prabowo juga akan mengkaji kemungkinan kenaikan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 11% menjadi 12% pada tahun 2025, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (HPP). Kenaikan ini direncanakan berlaku mulai 1 Januari tahun 2025.Prabowo juga berkomitmen untuk mengejar pendapatan negara dari sector pajak, dengan estimasi potensi penerimaan hingga Rp 300 triliun. Langkah ini diambil untuk menutupi selisih belanja pemerintah yang diproyeksikan mencapai Rp 3.900 triliun pada 2025, sementara APBN tahun 2025 menetapkan belanja sebesar Rp 3.600 triliun.(liputan6.com 20/10/2024)
Pergantian pemimipin bagi sebagian orang mempunyai harapan baru pada perubahan yang lebih baik. Anggapan sebagian masyarakat perubahan terletak pada pemimpin,padahal kalo kita amati bersama pergantian pemimpin berulang kali nyatanya tidak mampu merubah negeri ini kea rah yang lebih baik. Padahal selama sistem yang dipakai bukan sistem Islam maka masalah yang melanda negeri ini akan terus ada.Pasalanya sistem demokrasi kapitalisme yang bercokol saat ini adalah sistem yang cacat sejak lahir karena sistem kapitalis ini buatan manusia yang tentu saja banyak kelemahannya.Berbagai problematika umat yang menimpa negeri ini bahkan dunia diakibatkan tidak diterapkannya sistem Islam dalam mengatur kehidupan. Keberhasilan dipengaruhi oleh /individu dan juga sistem yang digunakan.
Kebaikan hanya akan terwujud dalam naungan sistem yang shahih, yaitu sistem Islam yang berasal dari Dzat yang Maha Mengetahui, yaitu Allah Swt. Penerapan aturan yang berasal dari Allah Swt akan mendatangkan keberkahan kerahmatan dalam hidup ini. Islam adalah ideologi yang mana masih banyak masyarakat yang belum memahami terkait hal tersebut.Masyarakat menganggap bahwa Islam hanya sebatas aturan ibadah saja.Untuk pengaturan diluar ibadah masyarakat masih belum paham bahwa aturan kehidupan harusnya merujuk pada Alquran sunnah sebagai pedoman kehidupan umat.
Islam juga menetapkan bahwa tugas pemimpin negara adalah menjalankan sistem Islam secara kafah untuk mengharap rida Ilahi dan berperan sebagai raa’in dan junnah bagi rakyatnya.Seorang pemimpin dalm sistem Islam akan berusaha secara maksimal meriayah rakyatnya dengan baik, jangan sampai ada rakyat yang terzalimi karena setiap amanah yang diembannya kelak akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat.Pemimpin yang mengedepankan kepentingan rakyatnya akan membawa dampak kemakmuran dan kesejahteraan bagi rakyatnya sehingga dengan kehidupan yang sejahtera masyarakat tidak akan terbebani dengan kesempitan kehidupan sebagaimana yang melanda sebagian besar rakyat negeri ini.Dalam mekanisme sistem Islam inilah harapan kehidupan yang sempurna dan juga keberkahan akan dapat diwujudkan dengan mudah karena pedoman yang digunakan berasal dari sang pencipta yang maha pengatur alam semesta ini.
Untuk mewujudkan masyarakat yang islami tentu saja membutuhkan adanya perjuangan untuk mewujudkannya yaitu mendakwahkan Islam di tengah-tengah umat bahwa sistem saat ini merupakan sistem kufur yang wajib di uninstall dari pemikiran-pemikiran umat dan berusaha semaksimal mungkin mengganti pemikiran kapitalisme tersebut dengan pemikiran Islam yang sesuai dengan fitrah manusia dan yang pasti akan membawa perubahan yang hakiki yang dapat mengeluarkan problematika umat kepada solusi yang hakiki. Semoga khilafah segera tegak agar rahmatanlilalamiin bisa terwujud di atas bumi ini Allahu’alambishawab.