Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2021
  • October
  • 8
  • Jadi Miss Queen Kok Bangga?

Jadi Miss Queen Kok Bangga?

admin.news 08/10/2021
20211008_115336
Spread the love

Oleh: Choirin Fitri

Muslimahtimes.com – Gaes, udah tahu ajang kecantikan Miss Queen Indonesia 2021 belum? Belum? Heeeemmm, berarti fiks kamu kurang informasi. Bagi yang udah tahu? Jempolan deh!

Jadi gini, Miss Queen adalah kontes kecantikan bagi kaum transgender. Itu lho, kaum Adam yang nggak suka disebut ganteng dan mengubah dirinya jadi cantik. Nah, awal bulan Oktober ini mereka bikin agenda Miss Queen. Akhirnya terpilihlah Millen Cirrus sebagai pria tercantik di antara para kontestan.

Ngeri nggak sih, negeri dengan muslim terbesar sejagat raya ini bisa ngadain kontes kaum melambai yang diharamkan Allah? Yup, sebagai muslim sejati kita kudhu kecewa dengan perilaku orang-orang yang mengadakan acara unfaedah ini. Bahkan, banyak yang mengatakan acara ini dapat mengundang azab Allah.

Kok bisa? Karena perilaku kaum melambai ini persis yang dilakukan oleh umat Nabi Luth yang kufur. Kaum Sodom namanya. Kaum penyuka sesama jenis yang akhirnya punah diazab oleh Allah.

Mirisnya kebejatan mereka mendapat tempat di Indonesia, negeri dengan jumlah muslim terbesar di dunia. Sayangnya, meski penduduk muslimnya banyak, namun negeri ini sekuler. Kok bisa? Ya, karena menghilangkan peran Islam dalam mengatur seluruh aspek kehidupan, sehingga tak heran jika kemaksiatan ditoleran. Miris!

Padahal, dalam syariat Islam tak ada perbedaan pendapat terhadap perilaku menyimpang ini. Haram. Harus dijauhi. Dihindari. Diperangi. Bahkan, dihukum mati.

Abdullah bin Abbas, ra. berkata, “Dicari bangunan yang paling tinggi di daerah tersebut, lalu pelaku homoseks dilemparkan dari atasnya dalam kondisi terbalik (kepala di bawah dan kaki di atas), sambil dilempari dengan batu.” (Riwayat ad-Duri, al-Ajurri, Ibnu Abi Syaibah, dan al-Baihaqi).

Ibnu Abbas mengambil hukuman hadd tersebut dari hukuman Allah SWT kepada kaum Luth. Sahabat ini meriwayatkan dari Nabi SAW, bahwasanya beliau bersabda:

مَنْ وَجَدْتُمُوهُ يَعْمَلُ عَمَلَ قَوْمِ لُوطٍ فَاقْتُلُوا الْفَاعِلَ وَالْمَفْعُولَ بِهِ

“Barang siapa yang kalian dapati melakukan perbuatan kaum Luth maka bunuhlah kedua pelakunya.” (HR Tirmidzi, Abu Dawud, Ibnu Majah, dan Ahmad).

Tapi, jangan berharap pada negara yang enggan menjadikan halal haram sebagai standar kehidupan ini. Why? Coz, negara model ini nggak bakalan menghukum dengan tegas pelaku yang dikatakan Allah lebih hina dari binatang ternak. Yang ada justru dalam negara sekuler semacam ini perilaku mereka malah ditumbuhsuburkan. Ngeri!

Lalu negara macam apa yang bisa menindak tegas perilaku Kaum Sodom? Hanya negara Khilafah Islam yang mampu perangi perilaku mereka. Karena Khilafah yang menerapkan Islam secara totalitas dari bangun tidur hingga bangun negara.

Sayangnya negara Islam yang mampu mencabut ideologi sekularisme dari benak umat ini belum ada. Akibatnya, kita tidak bisa menerapkan Islam kaffah. So, kita tak boleh berpangku tangan. Kita kudhu ikut memperjuangkan tegaknya, hingga Miss Queen atau ajang-ajang merusak lainnya tak akan ada lagi di muka bumi ini.

Pertanyaannya, siap nggak menyambut janji Allah akan tegaknya khilafah kembali dengan memperjuangkan tegaknya?! Siap dong ya?!

Continue Reading

Previous: Krisis Mental? Dimentalin aja dengan Ini
Next: #GirlsTakeOver, Apaan Tuh?

Related Stories

Ramadan: Spirit Meraih Takwa WhatsApp Image 2026-02-11 at 10.21.28

Ramadan: Spirit Meraih Takwa

11/02/2026
Antara Pragmatisme dan Perubahan Ideologis WhatsApp Image 2025-12-30 at 20.54.41

Antara Pragmatisme dan Perubahan Ideologis

30/12/2025
Kenali Standar Hidupmu WhatsApp Image 2025-11-05 at 21.02.41

Kenali Standar Hidupmu

05/11/2025

Recent Posts

  • Harapan Rakyat Hanyut, Seiring Bencana yang Berlanjut
  • Board Of Peace : Retorika Perdamaian, Realita Penjajahan
  • Anak stunting dan Obesitas, Problem Gizi Belum Tuntas
  • Keracunan MBG: Bukti Gagalnya Negara Menjamin Gizi Generasi
  • The Polluter Pays Principle, Rekonstruksi Gaza Bukan Agenda Tulus Board of Peace

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Harapan Rakyat Hanyut, Seiring Bencana yang Berlanjut WhatsApp Image 2026-02-12 at 09.38.56

Harapan Rakyat Hanyut, Seiring Bencana yang Berlanjut

12/02/2026
Board Of Peace : Retorika Perdamaian, Realita Penjajahan WhatsApp Image 2026-02-12 at 09.27.11

Board Of Peace : Retorika Perdamaian, Realita Penjajahan

12/02/2026
Anak stunting dan Obesitas, Problem Gizi Belum Tuntas WhatsApp Image 2026-02-12 at 09.07.00

Anak stunting dan Obesitas, Problem Gizi Belum Tuntas

12/02/2026
Keracunan MBG: Bukti Gagalnya Negara Menjamin Gizi Generasi WhatsApp Image 2026-02-12 at 08.54.17

Keracunan MBG: Bukti Gagalnya Negara Menjamin Gizi Generasi

12/02/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.