Oleh. Annida K. Ummah, S,Pd., Gr
Muslimahtimes.com–Presiden AS Donald Trump’s mengusulkan agar warga Palestina dipindah ke Mesir, Yordania, dan kemungkinan negara lain. Dia juga berniat mengambil alih Gaza dan mengubahnya menjadi “Riviera of The Middle East” atau kawasan pesisir yang indah di Timur Tengah. (BBC News Indonesia, 20/2/25)
Sayap Militer Hamas merilis video 3 dari 6 sandera Israel yang dibebaskan di Nuseirat, Gaza pada Sabtu (22/2). Eliya Cohen, Omer Shem Tov dan Omer Wenkert ditampilkan di sebuah panggung sebelum diserahkan kepada Komite Palang Merah Internasional (ICRC). (CNBC Indonesia, 23/2/25)
Para pemimpin negara-negara Arab bertemu di Arab Saudi untuk membahas perlawanan terhadap rencana Presiden AS Donald Trump yang ingin mencaplok Jalur Gaza dan merelokasi lebih dari 2 juta warga Palestina ke negara lain secara permanen. Pertemuan yang digelar pada Jumat (21/2) waktu setempat, dihadiri pemimpin dari 7 negara Arab. Masing-masing Arab Saudi, Mesir, Yordania, Qatar, Uni Emirat Arab, Kuwait, dan Bahrain. (CNBC Indonesia, 22/2/25)
Kondisi Gaza masih dalam keterpurukan dan kesedihan penjajahan. Padahal Ramadan tinggal menghitung waktu. Dalam menyambut Ramadan seorang Muslim seyogyanya berada dalam keadaan bahagia dan kesenangan. Namun Muslim Gaza harus menelan kecewa karena pengkhianatan gencatan senjata yang terus terjadi.
Meskipun para pemimpin negara-negara Arab bertemu di Arab Saudi untuk membahas perlawanan terhadap rencana AS, namun belum menunjukkan tanda-tanda hasil yang signifikan. Hal ini karena umat Islam tidak memiliki pelindung atau junnah. Sehingga upaya-upaya negeri-negeri Arab belum memberikan hasil signifikan dan Palestina masih dalam bayang-bayang serangan Zionis.
Sebagai seorang muslim, kita seharusnya menyadari urgensi kepemimpinan Islam agar bisa mengusir orang-orang kafir dari tanah Palestina. Ketiadaan kepemimpinan Islam (Khilafah Islam) hanya membuat muslim Palestina dalam penjajahan, dan membuat muslim di negeri-negeri lainnya dalam ancaman kriminalisasi stigma negatif. Tidak ada pihak yang benar-benar melindungi kemuliaan umat Islam selain Khilafah (kepemimpinan) Islam.
Oleh karena itu, sudah sepatutnya kita menyambut kembali tegaknya Khilafah dengan mendukung dakwah dari aktivitas kelompok dakwah Islam ideologis. Mereka menyeru umat Islam untuk memahami Islam secara kaffah dan berjuang dengan menempuh jalan dakwah seperti jalan dakwahnya kelompok Rasulullah shallallahu alaihi wasallam. Dengan begitu kaum muslim Palestina akan mendapat kemerdekaan hakiki serta kaum muslim di wilayah lainnya berada dalam keadaan aman nan sejahtera. Wallahu A’lam Bi Ash Showwab[]
