Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2021
  • October
  • 26
  • Peran Ayah Lindungi Anak

Peran Ayah Lindungi Anak

admin.news 26/10/2021
ayah anak
Spread the love

Oleh: Kholda Najiyah

MuslimahTimes–Seorang ayah, baik dia masih dalam ikatan pernikahan maupun telah bercerai dengan istrinya, tetaplah punya peran sebagai seorang ayah bagi anaknya. Di antaranya adalah melindunginya, dan bukan malah merusaknya. Mendidik dan menjadi teladan bagi mereka.

Saat Ini, kasus perceraian demikian tinggi, tetapi para suami banyak yang tidak membekali diri dengan ilmu, bagaimana mereka harus tetap terikat pada hukum syariat. Akibatnya, tak sedikit para ayah yang abai terhadap anak-anaknya setelah bercerai. Jangankan memberikan hak-hak anaknya, berperilaku baik pun tidak.

Nah, berikut ini beberapa kewajiban seorang ayah yang telah bercerai, terhadap anak-anak kandungnya:

1. Memberi Nafkah secara Layak

Selama anak belum baligh, tugas ayah kandung untuk menanggung nafkah anak-anaknya dengan ukuran yang layak. Hukum menafkahi ini gugur jika anak sudah berusia baligh. Seorang ayah, meski sudah tidak satu atap degan anak-anaknya, tetap wajib mencukupi kebutuhan anak secara umum. Kebutuhan pokok seperti makanan, minuman, pakaian dan tempat tinggal. Termasuk kebutuhan pokok berupa pendidikan dan kesehatan. “Dan kewajiban ayah menanggung nafkah dan pakaian mereka dengan cara yang patut.” (QS. Al-Baqarah: 33)

2. Mengajarkan Ilmu

Seorang ayah punya kewajiban untuk mendidik anak-anaknya. Mengajarkan mereka berbagi ilmu, terutama ilmu agama. Seorang ayah harus memastikan bahwa anak-anaknya paham syariat Allah Swt. Ayah harus mengajarkan sampai anak-anak membaca Alquran, mengerti tata cara salat lima waktu, ilmu tauhid, dan akhlak yang baik. Memang tidak harus melalui tangannya sendiri, karena jika orang tua merasa tak mampu, maka ia harus membayar orang lain untuk mengajarkan ilmu Islam pada anaknya.

3. Menjadi Teladan dalam Perilaku

Seorang ayah adalah figur teladan bagi anak-anaknya, baik anak laki-laki maupun anak perempuan. Anak laki-laki belajar kepemimpinan dan tanggung jawab pada sosok ayahnya. Anak perempuan menjadikan ayahnya pemimpin sekaligus inspirasi bagi dirinya. Kelak anak-anak akan mengingat pelajaran hidup ini dari ayahnya. Karena itu seorang ayah hendaklah senantiasa menjadi sumber ilmu, karena dialah rujukan dalam rumah tangganya. Ayah yang dianggap serba tahu dan serba bisa oleh anak-anaknya, selalu menjaga perilaku yang baik. Ia sadar bahwa sedikit atau banyak, anak-anak pasti menirunya.

4. Menjadi Wali Nikah

Tanggung jawab ayah adalah menghantarkan anak-anaknya untuk menikah dengan orang yang baik dan terpercaya. Orang yang salih atau salehah. Bagi anak perempuan, ayah adalah wali nikahnya. Tempat meminta pertimbangan dan restu, agar rida ia melanjutkan hidup bersama suami pilihannya. Bagi anak laki-laki, ayah menjadi tempat bertanya tentang tugas baru dia sebagai suami ketika ia kelak menikah.

Demikianlah, laki-laki berpredikat sebagai suami, telah Allah beri anugerah berupa kekuatan dan kepemimpinan. Keunggulan yang akan dimintai pertanggungjawabannya di dunia dan akhirat kelak.“Kaum laki-laki itu adalah pemimpin bagi kaum wanita, oleh karena Allah telah melebihkan sebahagian mereka (laki-laki) atas sebahagian yang lain (wanita), dan karena mereka (laki-laki) telah menafkahkan sebagian dari harta mereka. Sebab itu maka wanita yang saleh, ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara diri ketika suaminya tidak ada, oleh karena Allah telah memelihara (mereka)…,” (QS. An-Nisa: 34).(*)

Continue Reading

Previous: Ibu Terbaik Versi Islam
Next: Agar Anak Tidak Menjadi Korban Rudapaksa

Related Stories

Menjadi Ibu Generasi Ideologis WhatsApp Image 2025-12-30 at 20.42.54

Menjadi Ibu Generasi Ideologis

30/12/2025
Membentuk Kejujuran dengan Berpuasa IMG_20240326_151700

Membentuk Kejujuran dengan Berpuasa

26/03/2024
Matinya Fitrah Keibuan di Tengah Impitan Beban Kehidupan IMG_20240218_180603

Matinya Fitrah Keibuan di Tengah Impitan Beban Kehidupan

18/02/2024

Recent Posts

  • Influencer Kena Teror di Rezim Antikritik
  • Konten Kreator Diteror
  • Jual Lumpur Bencana ke Swasta, Orientasi Laba ala Kapitalis
  • Teror dan Intimidasi Politik di Era Digital
  • Game Online dan Kapitalisasi Digital: Mengancam Masa Depan Generasi

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Influencer Kena Teror di Rezim Antikritik WhatsApp Image 2026-01-11 at 07.11.41

Influencer Kena Teror di Rezim Antikritik

11/01/2026
Konten Kreator Diteror WhatsApp Image 2026-01-11 at 07.04.10

Konten Kreator Diteror

11/01/2026
Jual Lumpur Bencana ke Swasta, Orientasi Laba ala Kapitalis WhatsApp Image 2026-01-11 at 06.55.19

Jual Lumpur Bencana ke Swasta, Orientasi Laba ala Kapitalis

10/01/2026
Teror dan Intimidasi Politik di Era Digital WhatsApp Image 2026-01-11 at 06.44.45

Teror dan Intimidasi Politik di Era Digital

10/01/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.