Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2026
  • January
  • 16
  • Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam

Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam

Editor Muslimah Times 16/01/2026
WhatsApp Image 2026-01-17 at 06.54.01
Spread the love

Oleh. Emil Apriani

Muslimahtimes.com–Anjloknya nilai Test Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA, menimbulkan keresahan di kalangan pakar pendidikan khususnya para guru. Perhimpunan Pendidikan dan Guru (P2G) menyarankan agar pemerintah melakukan pembenahan di jenjang pendidikan dasar. Menurut kepala bidang advokasi guru P2G, Iman Zanatul Haeri, hal ini diperlukan karena nilai test kemampuan akademik TKA jenjang SMA yang jeblok menandakan kemampuan siswa saat ini masih berada pada level dasar (kompas.com, 20/12/2025).

Para guru sebenarnya menyadari bahwa kualitas pendidikan yang rendah ini akibat kerusakan struktural pendidikan, namun masih terbatas pada masalah teknis dan administratif. Seperti kurikulum yang berganti-ganti, sehingga belum sepenuhnya dipahami oleh guru maupun siswa, serta kurangnya fasilitas sarana dan pra sarana belajar. Faktor-faktor ini dipandang sebagai akar persoalan utama, yang menyebabkan merosotnya capaian akademik peserta didik. Padahal akar masalah sesungguhnya bersifat sistemik, di mana pendidikan kita hari ini telah disetir oleh kapitalisme yang bersifat materialistik.

Dalam sistem ini, sekolah bukan lagi tempat menyemai ilmu, melainkan dipaksa memenuhi pesanan pasar kerja dan kebutuhan industri. Akhirnya, pendidikan tidak lagi diarahkan untuk membentuk manusia berilmu yang memiliki kedalaman berpikir dan kepribadian yang utuh. Sebaliknya, siswa hanya dilatih terampil secara teknis demi efisiensi ekonomi. Inilah yang menyebabkan kemampuan akademik siswa jeblok pada level dasar, karena mereka kehilangan ruh keilmuan dan kemampuan berpikir kritis.

Secara fakta, pendidikan memang sektor yang sangat efektif untuk membentuk pemikiran generasi secara luas. Pendidikan pun, menjadi pintu bagi manusia agar terhindar dari kebodohan dan kekufuran. Karena itu, Islam sangat memperhatikan pendidikan bagi generasi. Islam memandang pendidikan bukan sebagai komoditas, melainkan kewajiban negara yang harus dijamin aksesnya sebagai kebutuhan dasar publik yang tidak dikomersilkan. Pondasinya bukan kepentingan industri, melainkan akidah Islam.

Kurikulum pendidikan Islam mencakup mata pelajaran dan metode pengajaran. Mata pelajaran akan dibedakan menjadi tsaqofah (pengetahuan yang membentuk cara pandang tertentu), dan ilmu pengetahuan terapan (sains dan teknologi). Tsaqofah meliputi aturan, hadis, bahasa Arab, dan sejenisnya, yang wajib dibangun dari akidah Islam. Sementara ilmu pengetahuan dan terapan meliputi sains, teknologi, teknik, dan sejenisnya. Ilmu ini bersifat bebas nilai, artinya memang tidak terpancar dari akidah islam, namun ketika mengambilnya wajib menjadikan akidah Islam sebagai standar.

Adapun metode pengajaran pendidikan Islam dilakukan dengan ‘talqiyan fikriyan’. Metode ini mengharuskan penyampaian pemikiran dari pengajar kepada pelajar, dengan memberikan pemahaman melalui aktivitas berpikir. Sehingga memahami realitas sesuatu, dan dalil-dalil terkait serta penerapannya. Dengan metode ini, siswa tidak sekadar menghafal rumus atau teori, tetapi diajak mengaitkan fakta dengan pemikiran yang benar. Walhasil, pendidikan Islam tidak hanya mencetak individu yang ahli di bidang sains, tetapi juga sosok berkepribadian mulia yang menggunakan ilmunya untuk kemaslahatan umat, bukan sekadar mengejar materi.

Seperti inilah sistem penidikan Islam yang diterapkan oleh Daulah Islam. Kurikulum pendidikan dan metode pengajarannya dibangun dari akidah Islam, yang memuliakan ilmu di atas materi. Sehingga dapat mencetak generasi yang tumbuh menjadi pribadi yang beriman, berpikir kritis, dan peka dengan kondisi umat. Tak hanya unggul secara akademik, tetapi juga tangguh dalam kepribadian.

Wallahua’lam bishshowwab.

Continue Reading

Previous: Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat

Related Stories

Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat WhatsApp Image 2026-01-17 at 06.34.50

Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat

16/01/2026
Isra’ Mi’raj dan Tanggung Jawab Besar Umat Islam Hari Ini WhatsApp Image 2026-01-16 at 20.59.04

Isra’ Mi’raj dan Tanggung Jawab Besar Umat Islam Hari Ini

16/01/2026
Atasi Gap Generasi dengan Peran Orang Tua WhatsApp Image 2026-01-15 at 10.25.50

Atasi Gap Generasi dengan Peran Orang Tua

15/01/2026

Recent Posts

  • Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam
  • Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat
  • Nikah Dini, What’s Wrong?
  • Gagalnya Kepemimpinan Global Hari Ini: Saatnya Islam Mengambil Peran
  • Isra’ Mi’raj dan Tanggung Jawab Besar Umat Islam Hari Ini

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam WhatsApp Image 2026-01-17 at 06.54.01

Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam

16/01/2026
Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat WhatsApp Image 2026-01-17 at 06.34.50

Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat

16/01/2026
Nikah Dini, What’s Wrong? WhatsApp Image 2026-01-16 at 21.18.37

Nikah Dini, What’s Wrong?

16/01/2026
Gagalnya Kepemimpinan Global Hari Ini: Saatnya Islam Mengambil Peran WhatsApp Image 2026-01-16 at 21.10.07

Gagalnya Kepemimpinan Global Hari Ini: Saatnya Islam Mengambil Peran

16/01/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.