Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2025
  • July
  • 7
  • Ibu, Manfaatkan Media Sosialmu untuk Mendukung Peranmu!

Ibu, Manfaatkan Media Sosialmu untuk Mendukung Peranmu!

Editor Muslimah Times 07/07/2025
WhatsApp Image 2025-07-07 at 21.18.02
Spread the love

Oleh. Kholda Najiyah

Muslimahtimes.com–Bangun tidur cari HP, scroll. Anter anak sekolah, nunggu sambil scroll. Habis masak rebahan sejenak, scroll. Sambil menidurkan anak, pegang HP, scroll. Mau istirahat malam cek HP lagi, scroll. Begitulah kegiatan ibu modern di era digital, yang sudah membudaya menjadi pemandangan lazim.

Masalahnya, apa yang diakses di media sosial, sangat tergantung pada value apa yang diyakini seorang ibu. Jika ia mengutamakan untuk mencari kebahagiaan dari dunia hiburan, maka konten-konten para penghiburlah yang diaksesnya. Jika ia mengutamakan nilai spiritual dalam hidupnya, niscaya konten islami yang diaksesnya.

Jadi, boleh saja mengakses media sosial, tapi apakah konten itu mendukung dan memperkuat peran keibuanmu? Atau justru sebaliknya, menjauhkan dan bahkan menjatuhkan harga dirimu?Inilah pentingnya kita bijak dalam menggunakan media sosial. Bagaimana agar meraih manfaat sebanyak-banyaknya dan menghindari mudharatnya, berikut tipsnya:

1.Luruskan Niat dan Miliki Tujuan yang Jelas

Rumuskan dulu tujuan yang spesifik saat hendak membuka media sosial. Apakah akan memposting karya, mencari konten yang dibutuhkan misal kajian atau parenting, atau mau menjalin silatirahim dengan teman atau kerabat jauh. Hindari membuka media sosial tanpa tujuan, hanya sekadar iseng atau scroll tidak jelas. Inilah yang akan merenggut waktu dan fokus kita. Jangan lupa awali dengan ta’awud dan bismillah.

  1. Batasi Waktu dengan Tegas

Tetapkan jam berapa saja akan membuka media sosial. Misalnya bangun tidur, habis makan siang dan malam sebelum tidur. Lalu setiap membuka itu durasinya berapa lama. Apakah cukup 15 menit, 30 menit atau 1 jam. Jangan sampai kebablasan. Jika perlu, pasang alarm supaya ada yang mengingatkan untuk berhenti. Saatnya kembali ke aktivitas di dunia Nyata.

  1. Jangan Follow Akun yang Nirfaedah

Tidak perlu mengikuti akun-akun yang tidak membawa faedah atau manfaat sama sekali. Misalnya akun-akun prank, hiburan tak bermutu, artis dan sejenisnya. Apalagi akun yang menampakkan kemaksiatan, seperti buka aurat, jogat-joget, menistakan agama, dan musuh-musuh Islam.

  1. Menjaga Adab dan Etika

Gunakan media sosial untuk berkata yang baik atau diam. Ingat, jari-jemarimu adalah perpanjangan lisanmu. Hukum berkata atau berkomentar di dunia nyata, tetap berlaku di dunia maya. Seperti haramnya ghibah (menggunjing), namimah (adu domba), fitnah, dan ujaran kebencian. Berkomentarlah dengan sopan dan konstruktif. Jangan mudah terpancing emosi dalam diskusi online yang memanas. Ingatlah bahwa Allah SWT Maha Melihat dan Mencatat.

  1. Tetap Jaga Privacy dan Hindari Oversharing

Tidak semua hal harus diposting di media sosial, demi menjaga kehormatan diri dan keluarga. Juga, demi mewujudkan ketangan batin. Pikirkan matang-matang sebelum mengunggah foto atau video, terutama yang berkaitan dengan privasi keluarga. Batasi informasi pribadi yang dibagikan secara publik. Tanyakan kembali pada diri sendiri, apa pentingnya berbagi aktivitas keluarga ke khalayak? Apa manfaat bagi orang lain, mengunggah pengalaman kita ke publik? Termasuk, apakah anak-anak rida jika mereka dijadikan bahan postingan? Karena, anak-anak juga harus diajarkan tentang pentingnya menjaga privasi di dunia maya.

  1. Saring sebelum Sharing

Islam mengajarkan kita untuk tabayun atau memverifikasi setiap informasi yang kita terima. Karena itu, jangan sampai terjebak dalam berita bohong (hoax). Jangan buru-buru menekan tombol “share” tanpa memastikan validitas informasi. Menyebarkan berita bohong dapat menimbulkan fitnah dan keresahan. Selain itu, tentu saja kita ikut mendapatkan dosa jariyah. Na’udzubillahi mindzalik.

  1. Manfaatkan untuk Kebaikan dan Dakwah

Bukalah media sosial untuk menambah tsaqofah, dengan mengakses konten ilmu, Kajian, tutorial dan ilmu pengembangan diri lainnya. Jadilah pula sebagai ladang pahaladengan menyebarkan konten positif, seperti quote Islami, pemikiran Islam Kaffah, hadis, nasihat ulama, atau konten bermanfaat lainnya. Berikan dukungan pada kampanye sosial atau penggalangan dana untuk tujuan yang baik. Jadilah agen perubahan positif di lingkungan digital.

Demikianlah, kita dapat lebih optimal memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kemampuan dan kualitas diri kita. Sebagai ibu rumah tangga, mari kita manfaatkan media sosial dengan cerdas dan bertanggung jawab. Semoga setiap aktivitas kita di dunia maya dicatat sebagai amal saleh yang diridai Allah Swt. Aamiin.

Continue Reading

Previous: Muslimah Berkelas, Terdidik untuk Mendidik
Next: Kebijakan Keluarga untuk Kemaslahatan Bangsa

Related Stories

Lima Coping Stres untuk Menjaga Mental Ibu WhatsApp Image 2025-12-31 at 22.06.48

Lima Coping Stres untuk Menjaga Mental Ibu

31/12/2025
Menjaga Keluarga dari Pergaulan Bebas WhatsApp Image 2025-12-11 at 10.07.57

Menjaga Keluarga dari Pergaulan Bebas

11/12/2025
Melindungi Anak dari Penculikan WhatsApp Image 2025-11-27 at 09.27.27

Melindungi Anak dari Penculikan

27/11/2025

Recent Posts

  • Korban Bencana, Anak-anak Yatim Piatu Tanggung Jawab Siapa?
  • Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam
  • Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat
  • Nikah Dini, What’s Wrong?
  • Gagalnya Kepemimpinan Global Hari Ini: Saatnya Islam Mengambil Peran

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Korban Bencana, Anak-anak Yatim Piatu Tanggung Jawab Siapa? WhatsApp Image 2026-01-18 at 17.07.59

Korban Bencana, Anak-anak Yatim Piatu Tanggung Jawab Siapa?

18/01/2026
Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam WhatsApp Image 2026-01-17 at 06.54.01

Krisis Kualitas Pendidikan dan Solusi Sistem Pendidikan Islam

16/01/2026
Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat WhatsApp Image 2026-01-17 at 06.34.50

Isra’ Mi’raj sebagai Momentum Membumikan Hukum Ilahi dalam Kehidupan Umat

16/01/2026
Nikah Dini, What’s Wrong? WhatsApp Image 2026-01-16 at 21.18.37

Nikah Dini, What’s Wrong?

16/01/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.