Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2026
  • August
  • 24
  • Lima Cara Menumbuhkan Naluri Keibuan

Lima Cara Menumbuhkan Naluri Keibuan

Editor Muslimah Times 24/08/2026
WhatsApp Image 2026-08-24 at 09.13.58
Spread the love

Oleh. Kholda Najiyah

Muslimahtimes.com–Menjadi ibu tidak otomatis bisa segalanya, sejak kita dilahirkan ke dunia. Bahkan, sampai menikah pun, belum tentu langsung ahli dalam menjalankan tugas pengasuhan dan perawatan anak. Karena itu, Islam membimbing perempuan untuk menumbuhkan dan merawat kelembutan serta sifat keibuan tersebut. Begini caranya:

  1. Pelajari Ilmu Hadhonah

Naluri keibuan diasah melalui ilmu-ilmu pengasuhan dan perawatan anak, yang hari ini terkenal dengan istilah parenting. Termasuk di dalamnya ada fiqih hadhonah. Seorang perempuan mungkin tidak serta-merta tahu cara merawat anak saat bayi lahir, tetapi dengan belajar, membaca sirah, dan memahami psikologi anak, kapasitas jiwanya akan berkembang. Kecintaan kepada anak akan tumbuh dari proses melayani dan membersamai, bukan sekadar menunggu rasa itu datang dengan sendirinya secara otomatis.

  1. Dukungan Suami dan Keluarga

Islam tidak membebankan pengasuhan anak kepada ibu seorang diri secara sendirian. Suami memiliki kewajiban untuk melindungi, mencukupi secara finansial, dan bekerja sama dalam merawat dan mengasuh anak. Banyak perempuan kehilangan naluri keibuannya, karena kewalahan mengasuh sendiri. Banyak perempuan yang kehilangan kewarasannya, saking lelahnya fisik dan mental akibat berjuang sendiri tanpa dukungan suami dan keluarga. Maka, libatkan keluarga inti untuk saling membantu.

  1. Sembuhkan Trauma Pengasuhan

Jika ada perempuan yang menolak memiliki anak karena trauma masa lalu, maka sembuhkan dulu. Misalnya korban kekerasan orang tua atau penelantaran di masa kecil, cari cara untuk berdamai dengan diri sendiri. Maafkan, jangan lagi diungkit. Tantai trauma harus diputus, jangan malah melanggengkannya dengan menolak keturunan. Siapa tahu, justru merawat anak adalah obat bagi taruma jiwa.

  1. Praktik Keibuan Langsung

Latihan melakukan pengasuhan dan perawatan secara langsung, akan sangat baik bagi perkembangan pemahaman dan skill ini. Misalnya, sejak kecil anak-anak diizinkan terlibat dalam proses pengasuhan dan perawatan oleh seorang ibu. Mengasuh adik, anak kerabat atau tetangga misalnya. Diajari keterampilan domestik, seperti melipat baju anak, memasak, menjahit dan memakaikan baju adik.

  1. Support System Negara

Negara hendaknya menciptakan kurikulum pendidikan yang komprehensif. Masukkan kurikulum tentang fiqih pernikahan, hamil, melahirkan, mengasuh dan mendidik anak sesuai dengan jenjang tertentu. Baik siswa laki-laki maupun perempuan harus diajari tentang ilmu-ilmu rumah tangga. Negara juga menciptakan lapangan pekerjaan yang luas dan memberikan gaji yang layak. Dengan demikian, tugas pengasuhan dan perawatan akan bisa dijalankan secara maksimal.(*)

Continue Reading

Previous: Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?
Next: Pernikahan Standar TikTok: Provider Husband vs Trophy Wife

Related Stories

Istri Solehah Bukan Istri Pajangan WhatsApp Image 2026-09-18 at 20.20.35

Istri Solehah Bukan Istri Pajangan

18/09/2026
Pernikahan Standar TikTok: Provider Husband vs Trophy Wife WhatsApp Image 2026-09-14 at 10.23.36

Pernikahan Standar TikTok: Provider Husband vs Trophy Wife

14/09/2026
Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR? WhatsApp Image 2026-08-18 at 20.51.48

Apakah Wajib Menaati Suami yang Gajinya di Bawah UMR?

18/08/2026

Recent Posts

  • Pembakaran Hutan Tidak Akan Berhenti Tanpa Penghapusan Konsesi
  • Generasi Muda dalam Krisis: Ketika Hidup Kehilangan Makna
  • Negara Gemah Ripah, Rakyat Terus Diperah
  • Gen Z yang Terimpit dan Urgensi Islam Kaffah 
  • MBG: antara Pelayanan dan Kepentingan

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Pembakaran Hutan Tidak Akan Berhenti Tanpa Penghapusan Konsesi WhatsApp Image 2026-09-29 at 21.56.44

Pembakaran Hutan Tidak Akan Berhenti Tanpa Penghapusan Konsesi

29/09/2026
Generasi Muda dalam Krisis: Ketika Hidup Kehilangan Makna WhatsApp Image 2026-09-29 at 21.45.09

Generasi Muda dalam Krisis: Ketika Hidup Kehilangan Makna

29/09/2026
Negara Gemah Ripah, Rakyat Terus Diperah WhatsApp Image 2026-09-29 at 21.34.44

Negara Gemah Ripah, Rakyat Terus Diperah

29/09/2026
Gen Z yang Terimpit dan Urgensi Islam Kaffah  WhatsApp Image 2026-09-29 at 21.25.01

Gen Z yang Terimpit dan Urgensi Islam Kaffah 

29/09/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.