Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2021
  • May
  • 12
  • Al Aqsa Memanggil Sang Junnah

Al Aqsa Memanggil Sang Junnah

admin.news 12/05/2021
20210512_153150
Spread the love

Oleh: Fatimah Azzahra, S. Pd

Muslimahtimes– “Di mana Salahuddin? Di mana Salahuddin?”
Suara tangisan menggema di komplek Masjid Al Aqsa mempertanyakan keberadaan Salahuddin al Ayyubi sang pembebas Al Quds.

Hujan Serangan

Sejak malam Jum’at, penduduk Palestina diserang oleh tentara zionis Israel. Bahkan, mereka diserang saat tengah melakukan sholat! Ratusan orang terluka akibat serangan yang terjadi. Tak berhenti disitu, serangan terus berlanjut sampai Israel melancarkan serangan udara mematikan di Gaza pada Senin 10 Mei 2021. Sedikitnya 20 orang tewas, termasuk 9 anak-anak. (medcom.id, 11/5/2021)

Berbagai media menganalisis hal ini terjadi karena yang terjadi di Syekh Jarrah. Israel mengusir penduduk Palestina dari rumahnya untuk membuat pemukiman mereka. Dalam gugatannya, pemukim Yahudi mengklaim keluarga mereka kehilangan tanah itu saat perang yang berujung pembentukan Israel tahun 1948 silam. (cnnindonesia.com, 10/5/2021)

Tertawan

Palestina tertawan. Al Aqsa tertawan. Dan semua penguasa muslim hanya diam, mencukupkan diri dengan mendo’akan, mengutuk dan memberi dukungan bagi perjuangan Palestina. Gema tangisan pilu, lautan darah dan air mata yang tumpah tak bisa menggugah empati dan rasa para penguasa yang bersembunyi di balik sekat nasionalisme.

Membiarkan saudaranya berjuang sendirian dengan dalih bukan urusan negara kita. Tidak boleh ikut campur urusan negara orang. Miris.

Waa Mu’tashimaah!

Al kisah, seorang muslimah dilepas hijabnya, dilecehkan, disiksa dan dimasukkan ke dalam penjara Amuriyyah oleh tentara Byzantium. Muslimah tersebut memekik, “Waa Mu’tashimaah (Tolonglah aku wahai Mu’tashim!)” yang pekikannya menggema ke seluruh Amuriyyah. Seorang pemuda muslim yang menyaksikan hal tersebut menyampaikannya pada Khalifah Mu’tashim billah di Baghdad.

Mendengar pemuda tersebut. Khalifah Mu’tashim mengirimkan surat kepada Kaisar Theopolis untuk membebaskan sang muslimah. Namun, surat itu tak digubrisnya. Hingga, khalifah mengorganisir sekitar 80.000 pasukannya untuk mengepung Amuriyyah. Pengepungan terjadi 11-12 hari dari 2-14 Ramadan 223 H.

Tak hanya berhasil membebaskan sang muslimah, tapi kota Amuriyyah berhasil ditaklukan setelah beberapa jam pertempuran. Allah menangkan kaum muslim. Ini bukan sekedar dongeng. Ini kenyataan yang terjadi. Dan tinta sejarah mencatatnya.

Pemimpin yang Didamba

Inilah pemimpin yang didamba. Inilah sosok pemimpin yang dinanti. Inilah sosok pemimpin yang lahir dari penerapan islam kaffah. Iman dan takwa hadir dalam diri. Kepedulian akan umat tak terhalang jarak.

Berani mengerahkan pasukan secara besar-besaran demi kemuliaan seorang muslimah. Kini, tangisan kembali terdengar bukan di Amuriyyah, tapi di bumi Syams. Akankah kita serahkan nasib saudara kita pada perundingan, negosiasi yang selalu merugikan? Atau meminta bantuan penjajah yang katanya berniat membantu tapi di sisi lain ikut membantu dana, senjata Israel dan bahkan ikut menggusur warga Palestina dari rumahnya?

Sungguh, Palestina butuh junnah. Al Aqsa butuh sang perisai seperti Mu’tashim billah. Mari satukan perjuangan demi tegakknya Islam kembali.

Wallahua’lam bish shawab.

Continue Reading

Previous: Paradoks Kebijakan Pencegahan Penularan Covid
Next: Pernyataan “Haid Boleh Puasa”, Negara Diam Saja?

Related Stories

Pendidikan “Kambing Hitam” Masalah Pengangguran WhatsApp Image 2026-05-14 at 20.49.40

Pendidikan “Kambing Hitam” Masalah Pengangguran

14/05/2026
Lapangan Pekerjaan Sulit Akibat Sistem Kapitalis WhatsApp Image 2026-05-14 at 20.41.11

Lapangan Pekerjaan Sulit Akibat Sistem Kapitalis

14/05/2026
Perempuan yang Bekerja Terlindungi Meski Tanpa UU PPRT WhatsApp Image 2026-05-14 at 20.32.34

Perempuan yang Bekerja Terlindungi Meski Tanpa UU PPRT

14/05/2026

Recent Posts

  • Derita para Ibu Pekerja
  • Pendidikan “Kambing Hitam” Masalah Pengangguran
  • Lapangan Pekerjaan Sulit Akibat Sistem Kapitalis
  • Perempuan yang Bekerja Terlindungi Meski Tanpa UU PPRT
  • Tutup Prodi Tidak Laku di Industri: Kampus Korban Orientasi Ekonomi Kapitalis

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Derita para Ibu Pekerja WhatsApp Image 2026-05-13 at 05.27.58

Derita para Ibu Pekerja

14/05/2026
Pendidikan “Kambing Hitam” Masalah Pengangguran WhatsApp Image 2026-05-14 at 20.49.40

Pendidikan “Kambing Hitam” Masalah Pengangguran

14/05/2026
Lapangan Pekerjaan Sulit Akibat Sistem Kapitalis WhatsApp Image 2026-05-14 at 20.41.11

Lapangan Pekerjaan Sulit Akibat Sistem Kapitalis

14/05/2026
Perempuan yang Bekerja Terlindungi Meski Tanpa UU PPRT WhatsApp Image 2026-05-14 at 20.32.34

Perempuan yang Bekerja Terlindungi Meski Tanpa UU PPRT

14/05/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.