Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2026
  • September
  • 4
  • Meneladani Kepemimpinan dan Perjuangan Rasulullah saw

Meneladani Kepemimpinan dan Perjuangan Rasulullah saw

Editor Muslimah Times 04/09/2026
WhatsApp Image 2026-09-05 at 06.12.37
Spread the love

Oleh. Umi Nisa

Muslimahtimes.com–Tiap tahun umat Islam merayakan maulid dengan pembacaan selawat, tabligh akbar bahkan pawai, namun substansinya kerap berhenti pada aspek ritual dan emosional saja. Kelahiran dan kehadiran Rasulullah Muhammad saw di dunia ini semestinya tidak hanya melahirkan peringatan yang bersifat seremonial semata. Peringatan atas kelahiran (maulid) beliau sejatinya merupakan kesyukuran kecintaan atas datangnya cahaya petunjuk yang mengandung makna kemenangan.

Mencintai Rasulullah saw adalah kewajiban. Mencintai beliau bahkan tidak terpisah dari kesempurnaan iman seorang muslim. Akan tetapi kecintaan kepada beliau tidak boleh sekadar ungkapan emosional. Ia mesti diwujudkan dengan menaati sunnah beliau, serta menjadikan ajaran beliau sebagai pedoman hidup. Ittiba’ kepada Rasulullah Saw. Adalah bukti kecintaan kepada Allah Swt.

Bahkan kecintaan kepada Allah Swt dan Rasul-nya harus lebih diutamakan di atas kecintaan kepada keluarga, harta dan seluruh kenikmatan dunia ini. Rasulullah juga bersabda “Tidaklah sempurna iman salah seorang di antara kalian hingga aku lebih dia cintai dari pada ayahnya, anaknya, dan seluruh manusia” (HR. al- Bukhari dan Muslim).

Kewajiban meneladani Rasulullah. Rasulullah saw adalah teladan sempurna ( uswah hasanah ) bagi setiap muslim dalam memperjuangkan tegaknya ajaran Islam. Allah Swt menegaskan: “Sungguh telah ada pada diri Rasulullah itu suri teladan yang baik bagi kalian, yaitu bagi orang yang mengharap rahmat Allah dan (kedatangan) hari akhir serta banyak mengingat Allah” (TQS al Ahzab 33 :21)

Kepemimpinan Rasulullah saw menjadi teladan bahwa pemerintah yang baik dibangun di atas supremasi syariah Islam yang mengutamakan ketakwaan serta profesionalisme semua ini demi mewujudkan kemaslahatan masyarakat, kehidupan Islam serta terbebas dari berbagai bentuk penjajahan ide-ide kufur.

Salah satu dampak pemikiran sekularisme adalah kecendrungan memisahkan agama dari urusan politik. Akibatnya, sebagian kaum muslim hanya memandang Rasulullah saw sebagai teladan dalam aspek ibadah ritual dan akhlak pribadi beliau saja. Sebaliknya, perjuangan beliau sebagai pemimpin masyarakat, kepala negara, hakim, panglima dan negarawan kurang mendapat perhatian.

Padahal al- Qur’an memerintahkan kaum beriman untuk menjadikan Rasulullah SAW sebagai teladan yang menyeluruh, bukan hanya dalam satu aspek kehidupan. Keteladanan tersebut mencakup seluruh dimensi kehidupan yang dijalani oleh beliau; sebagai hamba Allah Swt, pendidik, da’i, pemimpin, keluarga, hakim, panglima perang, pemimpin masyarakat kepala pemerintahan di Madinah.

Rasulullah saw tidak hanya mengajarkan sholat, puasa, dan akhlak mulia, beliau pun membangun masyarakat yang berkeadilan, menegakkan hukum Islam, memimpin musyawarah mengangkat pejabat yang amanah dan kompeten, membuat perjanjian dengan berbagai kelompok, serta menjaga keamanan kesejahteraan masyarakat.

Kesempurnaan meneladani Rasulullah saw. Ini hanya mungkin terwujud dengan menegakkan kembali sistem pemerintah Islam (Khilafah). Sebabnya, hanya sistem khilafah, seluruh aspek kehidupan Islam sebagaimana dipraktikkan dan dicontohkan oleh Rasulullah saw akan bisa diwujudkan secara kaffah sebagaimana yang Allah Swt perintahkan ( QS. al- Baqarah (2) : 208)

Continue Reading

Previous: Lepas Hijab atau Keluar: Ketika Kampus Pertahanan Lupa Siapa yang Mau Dipertahankan

Related Stories

Lepas Hijab atau Keluar: Ketika Kampus Pertahanan Lupa Siapa yang Mau Dipertahankan WhatsApp Image 2026-09-05 at 05.54.14

Lepas Hijab atau Keluar: Ketika Kampus Pertahanan Lupa Siapa yang Mau Dipertahankan

04/09/2026
Aurat Ditebar, Maksiat Berkibar WhatsApp Image 2026-09-04 at 10.41.51

Aurat Ditebar, Maksiat Berkibar

04/09/2026
Bulan Muharram, Bulan Kebangkitan Umat WhatsApp Image 2026-06-20 at 07.35.08

Bulan Muharram, Bulan Kebangkitan Umat

20/06/2026

Recent Posts

  • Jumlah ODHIV Makin Tinggi, Islam Solusi Hakiki
  • Meneladani Kepemimpinan dan Perjuangan Rasulullah saw
  • Lepas Hijab atau Keluar: Ketika Kampus Pertahanan Lupa Siapa yang Mau Dipertahankan
  • Aurat Ditebar, Maksiat Berkibar
  • Kematian Yurizal, Membuka Kotak Pandora Sistem Kesehatan

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Jumlah ODHIV Makin Tinggi, Islam Solusi Hakiki WhatsApp Image 2026-09-05 at 06.24.41

Jumlah ODHIV Makin Tinggi, Islam Solusi Hakiki

04/09/2026
Meneladani Kepemimpinan dan Perjuangan Rasulullah saw WhatsApp Image 2026-09-05 at 06.12.37

Meneladani Kepemimpinan dan Perjuangan Rasulullah saw

04/09/2026
Lepas Hijab atau Keluar: Ketika Kampus Pertahanan Lupa Siapa yang Mau Dipertahankan WhatsApp Image 2026-09-05 at 05.54.14

Lepas Hijab atau Keluar: Ketika Kampus Pertahanan Lupa Siapa yang Mau Dipertahankan

04/09/2026
Aurat Ditebar, Maksiat Berkibar WhatsApp Image 2026-09-04 at 10.41.51

Aurat Ditebar, Maksiat Berkibar

04/09/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.