Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2024
  • April
  • 5
  • Pria Itu Pelindung, Bukan Perundung

Pria Itu Pelindung, Bukan Perundung

admin.news 05/04/2024
WhatsApp Image 2024-04-05 at 09.16.06_ae50bbc3
Spread the love

Oleh. Ranita

Muslimahtimes.com–“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu.” Inilah penggalan QS. At-Tahrim: 6, salah satu ayat yang sangat populer di kalangan parenting enthusiast. Meski secara umum ayat ini menyeru orang-orang yang beriman, namun secara khusus ayat ini menyeru para ayah yang memiliki peran sebagai qawwam (pemimpin) dalam keluarga.

Sebagian kalangan seringkali salah paham tentang konsep kepemimpinan dalam keluarga ala Islam ini. Mereka mengira kepemimpan ayah ala Islam sama dengan kepemimpinan pria dalam budaya patriarki. Fatalnya, kesalahpahaman ini melahirkan feminisme di sebagian kalangan perempuan karena merasa menjadi korban, dan melahirkan arogansi disertai kediktatoran di sebagian kalangan pria.

Padahal, Rasulullah saw telah berpesan kepada kaum pria tentang urusan kaum perempuan. Dari Jabir, Rasulullah saw pernah bersabda saat haji Wada’, “Bertakwalah kalian kepada Allah dalam urusan kaum perempuan, karena sesungguhnya kalian telah mengambil mereka dengan amanah dari Allah…” (HR. Muslim). Dalam riwayat yang lain, Rasulullah juga pernah menyampaikan, “Orang yang paling baik diantara kalian adalah yang paling baik kepada keluarga (istri)-nya. Dan aku adalah orang yang paling baik dari kalian terhadap keluarga (istri)-ku.” (HR. Al-Hakim dan Ibnu Hibban dari jalur ‘Aisyah ra)

Panduan Islam kepada para suami menunjukkan bahwa para suami harus mempergauli istrinya dengan baik. Ini jelas bertentangan dengan realitas suami masa kini. Bukanya usai, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang menimpa perempuan senantiasa bertebaran. Ini membuktikan lalainya para suami dari syariat terkait kepemimpinan dalam keluarga.

Kelalaian ini bukan tanpa sebab. Pasalnya, sejak sekularisme (pemisahan agama dalam kehidupan) berlangsung secara merata di dunia pada 1924, masyarakat tidak lagi menjadikan Islam sebagai panduan dalam berpikir dan bertingkah laku. Islam hanya sekedar spiritualitas, bukan pengatur kehidupan. Akhirnya meski menikah dengan akad Islam dan mahar seperangkat alat salat, nyatanya Islam tidak menjadi napas dalam kehidupan rumah tangga.

Pemimpin Adalah Raa’iin

Tak hanya konsep kenegaraan, dalam konsep kerumahtanggaan, Islam menempatkan para pria sebagai qowwam atau pemimpin. Pemimpin di sini bermakna raa’iin atau pengurus dan penanggungjawab.  Para suami bertanggungjawab untuk mengatur dan memelihara urusan rumah tangganya.

Terlebih di dalam Islam, hubungan suami istri dalam rumah tangga adalah layaknya sahabat, bukan mitra maupun atasan-bawahan. Agar persahabatan ini menjadi aman dan tentram, syariat telah memberikan panduan tentang hak istri atas suaminya, dan hak suami atas istrinya.

Panduan Islam ini mustahil terlaksana secara ideal jika Islam hanya diamalkan sebatas aspek spiritualnya. Mustahil kasus KDRT akan terhenti jika rumah tangga, sistem sosial, dan sistem ekonomi yang erat kaitannya dengan masalah rumah tangga, tidak diatur oleh Islam. Maka, satu-satunya cara logis untuk mengembalikan fungsi pria sebagai pelindung adalah mengembalikan Islam pada fungsi idealnya sebagai pengatur seluruh aspek kehidupan.

Continue Reading

Previous: Gagal Fokus, Pahala Terputus
Next: Agar Rumah Diberkahi Allah

Related Stories

Hikmah Isra’ Mikraj: Saatnya Membumikan Hukum Langit WhatsApp Image 2026-01-20 at 22.05.53

Hikmah Isra’ Mikraj: Saatnya Membumikan Hukum Langit

23/01/2026
Ibu Pencetak Generasi Pejuang Islam WhatsApp Image 2026-01-11 at 05.52.28

Ibu Pencetak Generasi Pejuang Islam

10/01/2026
Antara Eksploitasi Alam dan Banjir Sumatera WhatsApp Image 2025-12-30 at 17.33.26

Antara Eksploitasi Alam dan Banjir Sumatera

30/12/2025

Recent Posts

  • Harapan Rakyat Hanyut, Seiring Bencana yang Berlanjut
  • Board Of Peace : Retorika Perdamaian, Realita Penjajahan
  • Anak stunting dan Obesitas, Problem Gizi Belum Tuntas
  • Keracunan MBG: Bukti Gagalnya Negara Menjamin Gizi Generasi
  • The Polluter Pays Principle, Rekonstruksi Gaza Bukan Agenda Tulus Board of Peace

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Harapan Rakyat Hanyut, Seiring Bencana yang Berlanjut WhatsApp Image 2026-02-12 at 09.38.56

Harapan Rakyat Hanyut, Seiring Bencana yang Berlanjut

12/02/2026
Board Of Peace : Retorika Perdamaian, Realita Penjajahan WhatsApp Image 2026-02-12 at 09.27.11

Board Of Peace : Retorika Perdamaian, Realita Penjajahan

12/02/2026
Anak stunting dan Obesitas, Problem Gizi Belum Tuntas WhatsApp Image 2026-02-12 at 09.07.00

Anak stunting dan Obesitas, Problem Gizi Belum Tuntas

12/02/2026
Keracunan MBG: Bukti Gagalnya Negara Menjamin Gizi Generasi WhatsApp Image 2026-02-12 at 08.54.17

Keracunan MBG: Bukti Gagalnya Negara Menjamin Gizi Generasi

12/02/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.