Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2026
  • March
  • 25
  • Asmara Berujung Luka dan Kekerasan

Asmara Berujung Luka dan Kekerasan

Editor Muslimah Times 25/03/2026
WhatsApp Image 2026-03-25 at 19.06.02
Spread the love

Oleh. Dwi Lis

Muslimahtimes.com–Sebagai manusia, memiliki rasa suka ataupun cinta kepada lawan jenis adalah bentuk fitrah yang telah diberikan Allah kepada hamba-Nya sejak lahir. Namun, ketika rasa itu tidak dikelola berdasarkan syariat Allah, maka hal itu akan melahirkan luka hingga kekerasan dan bahkan bisa mengancam nyawa orang yang dicintai.

Seperti yang terjadi beberapa waktu yang lalu di dalam lingkungan kampus UIN Sultan Syarif Kasim, Riau. Seorang mahasiswi berinisial FA (23) dari jurusan Ilmu Hukum semester akhir telah menjadi korban pembacokan oleh rekan magangnya sendiri, yaitu RM (22). Insiden ini terjadi pada tanggal 26 Februari 2026 disaat korban tengah mempersiapkan diri untuk menghadapi sidang skripsi, (metrotvnews.com, 26/2/2026).

Motif kekerasan tersebut terjadi diduga lantaran sakit hati. Pelaku memiliki perasaan cinta terhadap korban sejak keduanya mengikuti program KKN dalam satu kelompok yang sama. Namun, perasaan itu tidak terbalas oleh korban. Dugaan ini diperkuat oleh keterangan Daffa, yaitu rekan satu kelompok KKN korban dan pelaku. Ia mengatakan bahwa korban dikenal sebagai sosok yang ramah, perhatian, dan mudah bergaul. Dari sikap korban inilah si pelaku mulai tumbuh benih-benih cinta kepada korban (kumparannews, 27/2/2026).

Jika dikaji secara mendalam, maraknya kekerasan di kalangan remaja menunjukkan betapa lemahnya kontrol emosi generasi muda saat ini. Hal ini berawal dari diterapkannya sistem kehidupan yang rusak, yaitu sistem kapitalisme sekuler, sistem yang memisahkan agama dari kehidupan. Sistem ini membuat standar kebahagiaan manusia hanya berorientasi pada aspek materi atau terpenuhinya segala keinginan seseorang. Sehingga muncul perilaku bebas yang melahirkan prinsip tujuan dengan cara menghalalkan segala cara demi tercapainya apa yang diinginkan.

Untuk itu, dibutuhkan solusi yang solutif agar generasi muda hari ini tidak terjerembab ke dalam aktivitas kekerasan, pembunuhan, hingga pada pergaulan bebas. Maka, Islam hadir sebagai problem solver untuk mengatasi setiap problem kehidupan manusia yang langsung bersumber dari Zat Yang Maha Benar, yakni Allah Swt.

Dalam Islam, pembentukan karakter generasi sangat erat kaitannya dengan sistem pendidikan. Pendidikan dalam Islam tidak hanya berorientasi kepada tingginya nilai akademis, akan tetapi pada pembentukan karakter, pengendalian diri, serta pemahaman yang benar terhadap hubungan dengan sesama manusia. Sehingga terciptalah pribadi yang bersyaksiyah Islam, yaitu memiliki pola pikir dan pola sikap yang sesuai dengan syariat Islam.

Dengan begitu, setiap individu dapat memahami jati dirinya sebagai seorang muslim yang harus senantiasa terikat hukum syarak dalam bertindak. Sebab, setiap perbuatan kelak akan dimintai pertanggungjawaban oleh Allah Swt. Sehingga, ketika berbuat sesuatu akan selalu berhati-hati dan takut ketika hendak menyakiti orang lain, apalagi sampai menghilangkan nyawa seseorang.

Islam juga memiliki aturan yang jelas terkait pergaulan antara laki-laki dan perempuan, seperti diharamkannya aktivitas pacaran, berkhalwat, ataupun ikhtilat. Hal ini bertujuan untuk mencegah timbulnya fitnah dan perilaku yang melampaui batas. Sebagaimana Allah berfirman di dalam QS Al-Isra ayat 32, yakni, “Dan janganlah kamu mendekati zina.”

Negara di dalam Islam juga akan memberikan sanksi yang tegas terhadap pelaku kejahatan dengan tujuan memberi efek jera bagi pelaku dan sebagai pencegah bagi yang lain agar tidak melakukan hal-hal yang serupa. Selain itu, untuk menghasilkan generasi yang berakhlak mulia, maka diperlukan kerja sama antara individu, kontrol masyarakat untuk amar makruf nahi munkar, serta adanya peran negara yang terlibat aktif untuk menjaga keamanan dalam bermasyarakat.

Hal ini akan terwujud ketika sebuah negara menerapkan hukum syariat Islam secara kaffah di bawah naungan khilafah. Wallahu a’lam bishawab

Continue Reading

Previous: Idul Fitri dan Perjuangan Meraih Kemenangan Umat Islam
Next: Makna Idul Fitri dalam Membangun Kesadaran dan Persatuan Umat Islam

Related Stories

Menumbuhkan Empati Sosial dalam Bingkai Syakhsiyah Islamiyah WhatsApp Image 2026-09-22 at 21.01.04

Menumbuhkan Empati Sosial dalam Bingkai Syakhsiyah Islamiyah

22/09/2026
Menyala Negeriku WhatsApp Image 2026-09-18 at 10.57.33

Menyala Negeriku

18/09/2026
Meneladani Kepemimpinan dan Perjuangan Rasulullah saw WhatsApp Image 2026-09-05 at 06.12.37

Meneladani Kepemimpinan dan Perjuangan Rasulullah saw

04/09/2026

Recent Posts

  • Pakar Kesehatan ULM Ingatkan Kabut Asap Dapat Membunuh Diam-diam
  • Generasi Hampa dalam Riuhnya Modernisasi
  • Karhutla Meluas dan Menyebabkan Korban Jiwa, Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi
  • Menumbuhkan Empati Sosial dalam Bingkai Syakhsiyah Islamiyah
  • Keracunan Massal MBG, Bukan Sekadar Kesalahan SOP

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Pakar Kesehatan ULM Ingatkan Kabut Asap Dapat Membunuh Diam-diam WhatsApp Image 2026-09-26 at 20.13.19

Pakar Kesehatan ULM Ingatkan Kabut Asap Dapat Membunuh Diam-diam

26/09/2026
Generasi Hampa dalam Riuhnya Modernisasi WhatsApp Image 2026-09-26 at 20.01.59

Generasi Hampa dalam Riuhnya Modernisasi

26/09/2026
Karhutla Meluas dan Menyebabkan Korban Jiwa, Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi WhatsApp Image 2026-09-22 at 21.12.36

Karhutla Meluas dan Menyebabkan Korban Jiwa, Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi

22/09/2026
Menumbuhkan Empati Sosial dalam Bingkai Syakhsiyah Islamiyah WhatsApp Image 2026-09-22 at 21.01.04

Menumbuhkan Empati Sosial dalam Bingkai Syakhsiyah Islamiyah

22/09/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.