Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2021
  • May
  • 3
  • Musuh Sesungguhnya

Musuh Sesungguhnya

admin.news 03/05/2021
20210503_041613
Spread the love

Oleh: Aqila Ghania Syaakirah

Muslimahtimes.com – Teman, kita tahu bahwa hidup dipenuhi oleh hal yang negatif dan positif. Tatkala segala hal yang negatif-negatif itu sering bermunculan dari berbagai arah, membuat harapan kita layu seketika dalam jalan memperjuangkan kesuksesan.

Dan itu memang menjadi tantangan bagi semua manusia di dunia, Teman! Apalagi bagi kaum milenial, itu sangat memengaruhi mereka. Yang menjadi pertanyaan adalah, sebesar apa hal tersebut memengaruhi kita?

Jawabannya sangat-sangat berpengaruh, maka kita harus berhati-hati dalam bertindak karena itu akan memengaruhi masa depan kita.

Teman, kita tahu rasanya dikecewakan oleh seseorang yang sangat kita percaya. Rasanya sangat menyakitkan dan membekas. Tetapi, apa rasanya ketika kita dikecewakan diri sendiri? Rasanya lebih menyakitkan. Ketika kita gagal dalam mencapai sesuatu, seringkali rasa kecewa itu datang.

Betapa berbahayanya, sekali kita kecewa rasanya seperti orang yang tidak berguna. Rasanya kita mau menyerah, seakan-akan tidak ada harapan lagi. Yang tadinya kita sangat giat, bersungguh-sungguh setiap hari, bangun pagi dengan semangat. Sekarang kita menjadi mager, cemberut, nggak mood untuk melakukan apa pun. Rasanya ingin rebahan saja sepanjang hari. Betul kan?

Masalahnya di sini adalah rasa percaya diri. Ini yang hilang dari kebanyakan remaja saat ini, “Ih, aku kayaknya enggak bisa deh,” sering sekali kalimat itu terlontar dari mulut kita. Saat melihat kesempatan menuju cita-cita atau saat kita diberikan amanah dan kepercayaan. Padahal, kita belum berusaha untuk mencoba. Makanya, ada yang bilang bahwa musuh sesungguhnya adalah diri kita sendiri, bukan orang lain. Benarkah?

Pertarungan terbesar menuju kesuksesan adalah bukan dengan orang lain atau saingan kita. Tetapi dengan diri kita sendiri. Dengan melawan rasa malas kita, prasangka buruk kita, amarah kita, keluhan kita, itulah salah satu jalan menuju kesuksesan. Itu merupakan salah satu cara untuk berubah menjadi orang yang lebih baik.

Meragukan diri sendiri justru akan membuat kita selangkah lebih jauh dari target kita, meremehkan diri sendiri akan membuat kita gagal, menyerah duluan akan membuat kuta seperti pecundang. Coba deh, siapa yang mau jadi pecundang? Pasti tidak ada, yang ada kita semua pengin disebut sebagai pejuang. Maka berjuanglah untuk menjadi pejuang sejati!

Langkah pertama menjadi pejuang sejati adalah kita harus percaya dengan kemampuan sendiri. Sejatinya, kita harus tetap maju. Walau ada keraguan pada kita tentang diri kita sendiri. Jangan khawatir masalah gagal atau berhasil, yang penting adalah kita berusaha dan ikhtiar dulu, Teman!

Allah paling tahu tentang hambanya, Dia yang mengetahui apakah kita mampu atau tidak, Dia yang mengetahui apa yang baik untuk kita. Maka, seharusnya kita tetap ikhtiar untuk maju dan berusaha, walau terasa sangat mustahil di luar kekuatan kita sendiri. Tapi percayalah! Allah punya rencana buat kita.

Dan sebagai penutup, kita harus tetap semangat dan konsisten, Teman! Yakinlah, kamu bisa menggapainya. Apapun yang terjadi, tetaplah berprasangka baik kepada Allah.

Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, Allah berfirman:
“Aku (Allah) sesuai dengan prasangka hamba pada-Ku.” (Muttafaqun ‘alaih.)

Continue Reading

Previous: Remaja Bicara Politik? Udah Zamannya Kaliii
Next: Masak Bareng Emak Yuk!

Related Stories

Antara Logika dan Iman: Siapa yang Ada di Balik Segalanya? WhatsApp Image 2026-02-23 at 09.42.59

Antara Logika dan Iman: Siapa yang Ada di Balik Segalanya?

23/02/2026
Ramadan: Spirit Meraih Takwa WhatsApp Image 2026-02-11 at 10.21.28

Ramadan: Spirit Meraih Takwa

11/02/2026
Antara Pragmatisme dan Perubahan Ideologis WhatsApp Image 2025-12-30 at 20.54.41

Antara Pragmatisme dan Perubahan Ideologis

30/12/2025

Recent Posts

  • Kecelakaan dan Macet Saat Mudik, Mengapa Terus Berulang?
  • Lebaran: Momen Bahagia di Tengah Lilitan Utang
  • Makna Kemenangan Sejati
  • Membentuk Kepribadian Islam pada Generasi
  • Lebaran Tak Serentak: Ujian Toleransi di Atas Piring Opor

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Kecelakaan dan Macet Saat Mudik, Mengapa Terus Berulang? WhatsApp Image 2026-03-31 at 11.30.39

Kecelakaan dan Macet Saat Mudik, Mengapa Terus Berulang?

31/03/2026
Lebaran: Momen Bahagia di Tengah Lilitan Utang WhatsApp Image 2026-03-31 at 11.18.34

Lebaran: Momen Bahagia di Tengah Lilitan Utang

31/03/2026
Makna Kemenangan Sejati WhatsApp Image 2026-03-31 at 11.08.04

Makna Kemenangan Sejati

31/03/2026
Membentuk Kepribadian Islam pada Generasi WhatsApp Image 2026-03-25 at 20.29.06

Membentuk Kepribadian Islam pada Generasi

25/03/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.