Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2021
  • June
  • 13
  • Resensi Kumpulan Puisi Impresif

Resensi Kumpulan Puisi Impresif

admin.news 13/06/2021
muslimhtimes
Spread the love

Judul buku: Impresif
Penulis: 79 Penulis Nusantara
Penerbit: SIP Publishing
Tebal buku: 86 halaman
Tahun terbit: 2021
Peresensi: Choirin Fitri

 

Impresif. Pernah dengar atau baca kata ini? Rasanya jarang memang digunakan. Tapi, jika ditengok artinya adalah mengesankan.

 

Judul kumpulan puisi karya 79 penulis Nusantara ini hanya satu kata, “Impresif”. Dan, memang benar banyak puisi-puisi dengan berbagai model kepenulisan yang mengesankan. Apalagi tema yang diangkat oleh para penulisnya pun beragam. Bersyukur juga saya bisa menjadi salah satu dari ke-79 penulis dalam buku ini.

 

Saat membaca buku, saya biasanya membawa pena. Fungsinya untuk memberi tanda pada ilmu baru, kalimat yang menarik, atau memberi catatan agar isi buku bisa diamalkan atau disampaikan lewat aksara.

 

Saya pun memberi tanda pada puisi-puisi yang saya anggap impresif alias mengesankan. Saya ambilkan potongan-potongan bait puisi dari buku ini agar memiliki gambaran saat ingin membacanya. Inilah bait-bait indah itu:

 

Lisan mengeja doa
Andai harapan masih ada
Pada nyawa yang berkubang dosa
(Choirin Fitri)

 

Jangan mati hanya karena tidak mampu
Matilah kau dengan senyum
Membawa harum
Buktikan pada Sang Pencipta
Kamu hidup tidak sia-sia
(Naris Mahmudah)

 

Pandangan terbatas tak bertepi
Jemari halus menari
Di pusaran
Cinta
(Nurhabibah)

 

Kertas kosong ini kan terisi dengan sendirinya
Ketika pena yang kau pegang mulai melangkah
(Mashyuddi)

 

Bagaimana pelangi akan tersenyum menyambut mentari
Jika semua terasa hampa
Hanya Sang Bayu berbisik lirih
Semua akan terjawab semesta
Tetap tersenyum menyambut pagi
Janji pelangi tetap akan mewarnai pagi
(Yeti Prihantini)

 

Menarik dan inspiratif bukan? So, baca yuk!

Continue Reading

Previous: Gemar Rapi
Next: Bahasa dan Kata di Kandang

Related Stories

Hus-hus! Pergilah Malas IMG_20250220_093936

Hus-hus! Pergilah Malas

20/02/2025
Pemuda Islam dengan Pendidikan Islam IMG_20250218_163438

Pemuda Islam dengan Pendidikan Islam

19/02/2025
Educated = Defeated WhatsApp Image 2025-02-04 at 07.43.37(1)

Educated = Defeated

04/02/2025

Recent Posts

  • Jaga Integritas, Empaskan Pola Pikir Cabul
  • Perempuan Bukan Boneka Seks
  • Fenomena Day Care dan Fitrah Ibu di Bawah Bayang-bayang Kapitalisme
  • Seksualitas Bukan Candaan: Ancaman ‘Rape Culture’ di Era Kebebasan
  • Catatan Kritis Kekerasan di Daycare dan Kecelakaan KRL: Alarm Keras bagi Perempuan untuk Lepas dari Jahatnya Kapitalisme

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Jaga Integritas, Empaskan Pola Pikir Cabul WhatsApp Image 2026-05-05 at 21.00.23

Jaga Integritas, Empaskan Pola Pikir Cabul

05/05/2026
Perempuan Bukan Boneka Seks WhatsApp Image 2026-05-05 at 20.37.15

Perempuan Bukan Boneka Seks

05/05/2026
Fenomena Day Care dan Fitrah Ibu di Bawah Bayang-bayang Kapitalisme WhatsApp Image 2026-05-02 at 20.52.51

Fenomena Day Care dan Fitrah Ibu di Bawah Bayang-bayang Kapitalisme

02/05/2026
Seksualitas Bukan Candaan: Ancaman ‘Rape Culture’ di Era Kebebasan WhatsApp Image 2026-04-30 at 21.19.51

Seksualitas Bukan Candaan: Ancaman ‘Rape Culture’ di Era Kebebasan

30/04/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.