Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2022
  • October
  • 3
  • Demokrasi Bikin Sakit Hati

Demokrasi Bikin Sakit Hati

admin.news 03/10/2022
20221003_113233
Spread the love

Oleh. Choirin Fitri

Muslimahtimes.com — Sob, siapa sih yang enggak kenal dengan kata demokrasi? Rasa-rasanya tak ada ya. Apalagi demokrasi kini viral dan dikenal sebagai sistem yang diterapkan oleh pemerintahan di berbagai negara, termasuk negara kita.

Menurut Wikipedia demokrasi adalah bentuk pemerintahan dimana keputusan-keputusan pemerintah yang penting secara langsung atau tidak langsung didasarkan pada kesepakatan mayoritas yang diberikan secara bebas dari masyarakat dewasa. Kata ini berasal dari bahasa Yunani Kuno δημοκρατία (dēmokratía) “kekuasaan rakyat”, yang terbentuk dari δῆμος (dêmos) “rakyat” dan κράτος (kratos) “kekuatan” atau “kekuasaan”. Biasanya sih dikenal dengan pengertian dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat.

Efek dari penerapan demokrasi ini adalah produk hukum yang berlaku sesuai dengan kemauan mereka yang disebut wakil rakyat. Sayangnya, tak jarang kemauan wakil rakyat tak sama dengan kemauan rakyat. Kok bisa? Katanya wakil rakyat, kok malah menyelisihi pendapat rakyat?

Ya, mau bagaimana lagi. Itulah fakta demokrasi. Enggak semua kebijakan yang diberlakukan sesuai dengan kemauan mayoritas rakyat. Contoh paling mudah diindra dan dirasakan adalah kenaikan BBM. Ketika punggawa negeri sebagai wakil rakyat menaikkan harga, rakyat berteriak jangan, enggak digubris. Meski rakyat bakal sekarat gegara kebijakan kenaikan BBM ini memberikan efek domino ke bidang yang lainnya karena bakal terjadi kenaikan harga barang, dll enggak ada yang peduli. Punggawa negeri atas nama wakil rakyat, tetap enggak mau memperjuangkan kesejahteraan rakyat.

Uniknya sampai muncul beberapa meme terkait kondisi nyleneh ala pejabat yang mengaku wakil rakyat. Bunyinya, “Rakyat ingin kaya, sudah diwakili. Rakyat ingin mobil mewah, sudah diwakili. Rakyat ingin rumah mewah, sudah diwakili”. Huft, sungguh miris!

Enggak hanya itu yang membuat demokrasi bikin sakit hati. Karena sistem ini buatan manusia, tentu amat banyak yang enggak sesuai dengan kemauan pencipta kita, Allah. Kok bisa?

Tengok dan sadari banyak produk hukum dari demokrasi ini yang malah bertentangan dengan aturan Allah. Contoh: terkait pelegalan miras.

Miras yang jelas-jelas Allah haramkan tanpa ada kata tapi, seakan-akan legal hanya gegara dirasa minuman ini laku dan memberikan sumbangan pemasukan bagi negara. Padahal, ketika dilegalkan jelas akan menimbulkan kerusakan generasi yang luar biasa.

Ada lagi produk turunan demokrasi yang bernama liberalisme. Paham kebebasan ini telah mengikis habis hukum pergaulan dalam Islam. Contohnya tentang zina. Allah dalam surah Al-Isra’ ayat 32 jelas dan terang mengharamkan kita mendekati zina, eh liberalisme malah mendorong orang untuk melakukannya. Tak pelak lagi efek domino kebebasan pergaulan ini menimbulkan kerusakan masa depan generasi. Free sex, perilaku suka sesama jenis ala komunitas lagibete, aborsi, hingga penyakit kelamin merebak.

Sungguh, fakta-fakta ini menjadikan kita enggak boleh tinggal diam. Mau tak mau demokrasi harus segera hengkang atau dicampakkan. Jika tidak, hukum-hukum Allah Yang Mahasempurna bakal terus diabaikan.

Pertanyaannya, siap enggak kita untuk mencampakkan sistem rusak ini, lalu mengambil sistem Islam yang jelas-jelas bakal mensejahterakan? Yuk, dijawab!

Batu, 29 September 2022

Continue Reading

Previous: Warna-warni Medsos
Next: Generasi Mi-cin

Related Stories

3 Tips Menghanguskan Tiket Surga WhatsApp Image 2026-04-26 at 19.25.55

3 Tips Menghanguskan Tiket Surga

26/04/2026
Antara Logika dan Iman: Siapa yang Ada di Balik Segalanya? WhatsApp Image 2026-02-23 at 09.42.59

Antara Logika dan Iman: Siapa yang Ada di Balik Segalanya?

23/02/2026
Ramadan: Spirit Meraih Takwa WhatsApp Image 2026-02-11 at 10.21.28

Ramadan: Spirit Meraih Takwa

11/02/2026

Recent Posts

  • Jaga Integritas, Empaskan Pola Pikir Cabul
  • Perempuan Bukan Boneka Seks
  • Fenomena Day Care dan Fitrah Ibu di Bawah Bayang-bayang Kapitalisme
  • Seksualitas Bukan Candaan: Ancaman ‘Rape Culture’ di Era Kebebasan
  • Catatan Kritis Kekerasan di Daycare dan Kecelakaan KRL: Alarm Keras bagi Perempuan untuk Lepas dari Jahatnya Kapitalisme

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Jaga Integritas, Empaskan Pola Pikir Cabul WhatsApp Image 2026-05-05 at 21.00.23

Jaga Integritas, Empaskan Pola Pikir Cabul

05/05/2026
Perempuan Bukan Boneka Seks WhatsApp Image 2026-05-05 at 20.37.15

Perempuan Bukan Boneka Seks

05/05/2026
Fenomena Day Care dan Fitrah Ibu di Bawah Bayang-bayang Kapitalisme WhatsApp Image 2026-05-02 at 20.52.51

Fenomena Day Care dan Fitrah Ibu di Bawah Bayang-bayang Kapitalisme

02/05/2026
Seksualitas Bukan Candaan: Ancaman ‘Rape Culture’ di Era Kebebasan WhatsApp Image 2026-04-30 at 21.19.51

Seksualitas Bukan Candaan: Ancaman ‘Rape Culture’ di Era Kebebasan

30/04/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.