Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2023
  • August
  • 25
  • Menapaki Jejak para Wanita Penghulu Surga (Bagian 3) Khadijah binti Khuwailid

Menapaki Jejak para Wanita Penghulu Surga (Bagian 3) Khadijah binti Khuwailid

admin.news 25/08/2023
IMG-20230824-WA0020
Spread the love

Oleh. Maya Ummu Azka

Muslimahtimes.com– Selain Maryam binti Imron dan Fatimah binti Muhammad, Allah Subhanahu wata’ala menganugerahkan gelar wanita penghulu surga kepada Sayyidah Khadijah al Kubro. Sejauh mana kita, para wanita akhir zaman, menyelami sosok beliau yang begitu dicintai oleh Rasulullah ﷺ?

Begitu mulia Khadijah, hingga Allah dan Malaikat Jibril menyampaikan salam untuknya. Sebagaimana dikabarkan oleh Rasulullah ﷺ,
“Jibril berkata padaku: ‘Jika Khadijah datang kepadamu, maka sampaikanlah kepadanya salam dari Rabbnya, dan juga dariku’, Selain itu, beritahukan pula kepadanya bahwa rumahnya di surga terbuat dari emas dan perak, yang di sana tidak ada kebisingan dan kepayahan di dalamnya” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Allah telah memilihkan seorang wanita yang tepat bagi lelaki yang tepat, lelaki yang Allah muliakan dengan pengembanan risalah Islam. Sejak dulu, sebelum cahaya Islam hadir di tengah-tengah tanah Mekah, Khadijah adalah wanita terpandang yang terkenal sebagai ath-thahirah. Julukan itu pantas ia sandang karena senantiasa menjaga kesucian dan kehormatannya. Selain itu, Khadijah merupakan Wanita cerdas yang terampil. Hal ini tergambar dari kecerdasan Beliau menenangkan hati Rasulullah Shalallahu’alaihi wasallam yang gundah sesaat setelah menerima wahyu pertama dari Allah Subhanahu wata’ala.

“Berbahagialah wahai putra pamanku dan teguhlah engkau. Demi Dzat yang jiwa Khadijah berada di tangan-Nya! Sungguh aku berharap engkau menjadi nabinya umat ini.” (Ibnu Hisyam dalam as-Sirah an-Nabawiyah, 1/236).

Perkataan itu begitu indah, terlebih ketika diucap di saat sang suami merasa galau, takut dan sedih. Alih-alih ikut bingung, Sayyidah Khadijah dengan dengan lisan lembutnya mampu menguatkan hati Rasulullah ﷺ di tengah keraguan.
Khadijah al-Kubro, ra. adalah sosok yang menggantikan peran ibu dengan segala kasih sayangnya pada Rasulullah ﷺ yang telah lama kehilangan sosok ibunda. Tak pernah sekalipun menyakiti, baik dengan lisan dan perbuatan, bahkan ia mampu memenuhi hati sang suami dengan ketenangan, baik dengan ucapan maupun sikapnya. Tak heran jika cinta Rasulullah ﷺ kepadanya adalah cinta yang tak tergantikan. Beliau ﷺ menyatakan, “Sesungguhnya aku betul-betul dianugerahi oleh Allah untuk mencintainya” (HR. Muslim)

Sayyidah Khadijah adalah wanita pertama yang memeluk Islam, pun keempat anak dari suami-suami yang sebelumnya akhirnya masuk Islam dan mengabdikan hidupnya untuk kemuliaan Islam. Tentu saja ini buah dari didikan sang ibu yang luar biasa. Salah satu putranya adalah Thahir bin Abi Haalah yang pernah pula diutus Rasulullah ﷺ menjadi wali di sebagian wilayah Yaman. Dan juga turut berjihad memerangi orang-orang Murtad di Tihamah pada masa kekhilafahan Abu Bakar, r.a.

Dalam kitab Darul Mar’ah as-Siyasiyah, tak hanya berperan menjadi ibu di rumah, namun Sayyidah Khadijah juga turut serta dalam dakwah. Bagaimana peran beliau yang luar biasa dalam menyukseskan dakwah Rasulullah ﷺ mulai dari awal diangkat menjadi Nabi, menjadi bemper bagi dakwah di Mekah, serta mencurahkan segenap yang dimiliki saat pemboikotan kaum muslimin di Syi’ib Abu Thalib.
Pernah Sayyidah Aisyah, r.a. Berkata, “Nabi ﷺ jika menyebut tentang Khadijah maka ia pun memujinya dengan pujian yang sangat indah. Maka pada suatu hari aku pun cemburu, maka aku berkata, ‘Terlalu sering engkau menyebut-nyebutnya, ia seorang wanita yang sudah tua. Allah telah menggantikannya buatmu dengan wanita yang lebih baik darinya’
Maka Nabi berkata, “Allah tidak menggantikannya dengan seorang wanita pun yang lebih baik darinya. Ia telah beriman kepadaku tatkala orang-orang kafir kepadaku, ia telah membenarkan aku tatkala orang-orang mendustakan aku, ia telah membantuku dengan hartanya tatkala orang-orang menahan hartanya tidak membantuku, dan Allah telah menganugerahkan darinya anak-anak tatkala Allah tidak menganugerahkan kepadaku anak-anak dari wanita-wanita yang lain.”
(HR Ahmad no 24864 dan dishahihkan oleh para pentahqiq Musnad Ahmad)

Banyak pelajaran yang bisa kita dapatkan dari perjalanan hidup Sayyidah Khadijah sebagai salah seorang wanita penghulu surga. Sudah saatnya kita senantiasa meningkatkan pemahaman dan memperbaiki syakhsiyah islamiyyah agar layak mencapai kedudukan mulia di sisi Allah. Dan tanamkan kesungguhan dalam memadukan keimanan, kecerdasan, keteguhan, dan kemuliaan adab demi kejayaan Islam dan kaum muslimin. Wallahu a’lam

Referensi: tausiyah KH. Hafidz Abdurrahman

Continue Reading

Previous: Repotnya Menjadi Laki-laki di Dunia Patriarki
Next: Wanita Penghulu Surga (Bagian ke-4) Asiah Istri Fir’aun

Related Stories

Bulan Muharram, Bulan Kebangkitan Umat WhatsApp Image 2026-06-20 at 07.35.08

Bulan Muharram, Bulan Kebangkitan Umat

20/06/2026
Hari Kurban: Kurban Perasaan, Apa Benar? IMG_20260615_210443

Hari Kurban: Kurban Perasaan, Apa Benar?

15/06/2026
Yang Terlupakan dari Menuntut Ilmu Hari Ini WhatsApp Image 2026-05-22 at 12.02.18

Yang Terlupakan dari Menuntut Ilmu Hari Ini

22/05/2026

Recent Posts

  • Islam Melindungi Pekerja dari Kekerasan Berbasis Relasi Kuasa
  • Bullying di Pesantren: Tantangan Moral Melawan Sekularisme
  • Bulan Muharram, Bulan Kebangkitan Umat
  • Kekerasan Seksual Verbal: Alarm Rusaknya Sistem Sosial
  • Ironi AKI Tinggi di Tengah “Surplus” Dokter Kandungan: ke Mana Nyawa Ibu Pergi?

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Islam Melindungi Pekerja dari Kekerasan Berbasis Relasi Kuasa WhatsApp Image 2026-06-20 at 07.57.28

Islam Melindungi Pekerja dari Kekerasan Berbasis Relasi Kuasa

20/06/2026
Bullying di Pesantren: Tantangan Moral Melawan Sekularisme WhatsApp Image 2026-06-20 at 07.50.38

Bullying di Pesantren: Tantangan Moral Melawan Sekularisme

20/06/2026
Bulan Muharram, Bulan Kebangkitan Umat WhatsApp Image 2026-06-20 at 07.35.08

Bulan Muharram, Bulan Kebangkitan Umat

20/06/2026
Kekerasan Seksual Verbal: Alarm Rusaknya Sistem Sosial WhatsApp Image 2026-06-16 at 20.41.08

Kekerasan Seksual Verbal: Alarm Rusaknya Sistem Sosial

16/06/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.