Skip to content
Muslimah Times

Muslimah Times

dari dan untuk muslimah masa kini

Primary Menu
  • HOME
  • NEWS
  • AKTUAL
  • CHICKEN SOUP
  • HIKMAH
  • KAJIAN
  • PARENTING
  • RESENSI
  • RUMAH TANGGA
  • SASTRA
  • TEENS
  • Kontak Kami
    • SUSUNAN REDAKSI
    • Login
  • Home
  • 2026
  • July
  • 20
  • Bahaya Kejahatan Sekstorsi, Perempuan Harus Jaga Diri

Bahaya Kejahatan Sekstorsi, Perempuan Harus Jaga Diri

Editor Muslimah Times 20/07/2026
WhatsApp Image 2026-07-20 at 10.12.23
Spread the love

Oleh. Kholda Najiyah

Muslimahtimes.com–Rintihan lirih perempuan muda itu, menyiratkan kehancuran masa depannya. Perempuan yang diciptakan Allah begitu cantik, kini berwajah mengerikan. Di tangan laki-laki iblis bernama Taufik Hidayat (30), perempuan malang bernama YTR (29) ini, matanya dibutakan, bibirnya dihancurkan, kakinya dilumpuhkan dan tubuhnya dirajah paksa. Kuat dugaan, ada kekerasan seksual selama masa tiga tahun penyekapan dalam relasi pacaran yang manipulatif dan berbahaya itu.

Pelaku memikat korban dengan perhatian palsu, demi menguras hartanya hingga mencapai Rp50 jutaan. Ketika korban tak lagi memberi keuntungan, disiksa dan dianiaya hingga cacat permanen.

Inilah korban pemerasan berbasis kekerasan seksual di dunia nyata. Jangan-jangan, dia juga korban sekstorsi, yaitu tindak pemerasan disertai ancaman penyebaran aib pribadi korban. Karena tidak ingin aib tersebar, korban diperas dan tunduk pada pelaku.

Kenali Siklusnya

Sekstorsi adalah tindak pemerasan disertai ancaman penyebaran konten eksplisit, intim, atau pribadi dalam bentuk foto dan video seksual; dengan tujuan memperoleh keuntungan berupa koleksi gambar dan video seksual, pemaksaan hubungan seks, uang, dan sebagainya.

Di dunia nyata, siklusnya seperti ini: pelaku memanipulasi korban dengan daya tarik romantis (love bombing), dipacari lalu direnggut kesuciannya. Ketika telah kehilangan kesuciannya, korban merasa tidak lagi berharga kecuali di depan pasangannya. Dia takut diputuskan hubungan, karena pelaku memegang kartu truf berupa rahasia pribadinya.

Pelaku menguasai mental korban dengan ancaman seperti: “Mana ada yang mau sama kamu kalau bukan aku.” Atau diancam dengan, “Kalau kamu tinggalin aku, aku sebar fotomu” atau “Pergi saja sana, nanti aku viralkan video kita.”

Korban tidak sadar telah masuk perangkap cinta buta yang berbahaya. Korban takut jika diputuskan, aibnya akan tersebar. Ketika pelaku sudah menguras hartanya dan korban tidak bisa memberikan keuntungan lagi, korban dicampakkan dengan penyiksaan fisik dan mental.

Adapun di dunia maya, siklusnya seperti ini: pelaku mengajak kenalan di media sosial, menebar pujian dan rayuan maut hingga korban terpikat (love scam). Terjalinlah pacaran online, sampai di titik korban diminta mengirimkan foto atau video pribadinya sebagai bukti cinta. Dalam beberapa kasus, kadang ada iming-iming hadiah berupa uang bernilai jutaan. Ketika konten buka aurat itu diterima pelaku, berikutnya dijadikan sebagai bahan pemerasan. Korban diancam jika tidak transfer sejumlah uang, konten pribadinya akan disebar.

Bahaya bagi Korban

Sekstorsi adalah teror psikologis yang bisa menghancurkan hidup seseorang. Pola pikir korban rusak, hingga tidak bisa berpikir rasional. Ada kasus, seorang istri meminta cerai dari suaminya, setelah terjerat love scam di dunia daring. Masih ingat, kasus ibu yang menggauli anak kandung dan memvideokannya? Itu juga korban sekstorsi, di mana pelaku meminta video tak senonoh itu dengan ancaman foto pribadi sang ibu akan disebar jika tidak kirim video.

Bahaya lainnya, korban akan mengalami trauma mental dan depresi. Rasa malu, cemas dan takut akan terus menerus menghantui. Takut tiba-tiba besok fotonya tersebar. Takut dihakimi keluarga atau teman jika bercerita. Sering kali membuat korban depresi dan ingin mengakhiri hidup, karena tidak kuat menanggung tekanan mental.

Korban juga mengalami kerugian finansial, akibat pemerasan yang terus menerus berulang dengan angka yang semakin meningkat. Korban yang panik, akan berutang ke mana-mana. Korban rela habis-habisan, sampai terjerat utang dan amburadul kondisi keuangannya.

Korban juga mengalami isolasi sosial, di mana ia akan menarik diri dari interaksi. Cenderung menjadi penyendiri dan pendiam, karena rasa rendah diri dan rasa bersalah. Ia enggan bercerita kepada keluarga dan teman. Tidak berani meminta pertolongan kepada siapapun, karena sangat malu, takut dimarahi, khawatir dihakimi dan semakin dikucilkan akibat tindakan bodohnya.

Adanya pacaran yang menjadi pintu masuk sekstorsi, bisa dihilangkan jika khalwat tidak dilakukan. Tidak akan ada laki-laki manipulatif yang menebar jerat dengan love bombing dan love scam, jika laki-laki bertakwa dan perempuan menjaga kehormatannya.

Kalaulah ada love scam, tidak akan laku karena perempuan tahu untuk menjaga kehormatannya. Tidak akan ada perempuan yang mau mengirimkan foto atau video buka aurat, jika para perempuan berpegang teguh pada prinsip untuk menjaga kehormatannya.

Pemerasan akan gagal, jika negara tanggap dan jenis kejahatan ini segera ditindak tegas. Jika negara memblokir akun-akun media sosial yang berbahaya. Jika negara mau membersihkan dunia digital dari kontan-konten bermuatan porno dan sejenisnya.

Jadi, jika ingin menghentikan total sekstorsi dan melindungi kehormatan perempuan, haruslah ditegakkan syariat Islam. Sungguh, kerugian besar bagi umat manusia di muka bumi saat ini adalah ketika mereka hidup dalam peradaban buruk, dan malah mencampakkan syariat Allah
Swt.(*)

Continue Reading

Previous: Wajibkah Menegakkan Kepemimpinan Islam?

Related Stories

Wajibkah Menegakkan Kepemimpinan Islam? WhatsApp Image 2026-07-18 at 20.25.55

Wajibkah Menegakkan Kepemimpinan Islam?

20/07/2026
Menakar Efektivitas Solusi untuk Mencegah Maraknya Korupsi WhatsApp Image 2026-07-10 at 20.16.47

Menakar Efektivitas Solusi untuk Mencegah Maraknya Korupsi

10/07/2026
Gen Z: Ketika Optimisme Tak Lagi Cukup WhatsApp Image 2026-07-03 at 20.56.13

Gen Z: Ketika Optimisme Tak Lagi Cukup

03/07/2026

Recent Posts

  • Jaminan Sistem Islam, Tidak Hanya Data tetapi Juga Realita
  • Ada Apa di Balik Defisit Daya Listrik Kalsel-Kalteng?
  • Bahaya Kejahatan Sekstorsi, Perempuan Harus Jaga Diri
  • Wajibkah Menegakkan Kepemimpinan Islam?
  • Tingginya Angka Kematian Ibu, Butuh Peran Negara!

Recent Comments

  1. Editor Muslimah Times on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  2. ranum on Diskriminasi Pendidikan, Sampai Kapan?
  3. Yanto on Utang Luar Negeri dan Kedaulatan Negara
  4. Winda on Potret Pendidikan di Era Milenial
  5. Nungki on Jual Beli Perawan, Bisnis yang Menjanjikan

Read This

Jaminan Sistem Islam, Tidak Hanya Data tetapi Juga Realita WhatsApp Image 2026-07-20 at 20.34.09

Jaminan Sistem Islam, Tidak Hanya Data tetapi Juga Realita

20/07/2026
Ada Apa di Balik Defisit Daya Listrik Kalsel-Kalteng? WhatsApp Image 2026-07-20 at 10.18.10

Ada Apa di Balik Defisit Daya Listrik Kalsel-Kalteng?

20/07/2026
Bahaya Kejahatan Sekstorsi, Perempuan Harus Jaga Diri WhatsApp Image 2026-07-20 at 10.12.23

Bahaya Kejahatan Sekstorsi, Perempuan Harus Jaga Diri

20/07/2026
Wajibkah Menegakkan Kepemimpinan Islam? WhatsApp Image 2026-07-18 at 20.25.55

Wajibkah Menegakkan Kepemimpinan Islam?

20/07/2026
Copyright © Muslimah Times. All rights reserved. | MoreNews by AF themes.